KARIMUN TERKINI

Dua Lokasi Tambang Pasir Digerebek Satreskrim Polres Karimun, Polisi Ringkus 2 Tersangka

Tambang pasir di Desa Pangke & Teluk Paku, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Karimun, Kepri digerebek anggota Satreskrim Polres Karimun.

TribunBatam.id/Elhadif Putra
Ekspos pengungkapan kasus tambang pasir ilegal di Mapolres Karimun, Jumat (20/3/2020). 

KARIMUN,TRIBUNBATAM.id - Pekerja tambang pasir di Desa Pangke dan Teluk Paku, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri berusaha kabur saat sedang bekerja.

Ini setelah anggota Satreskrim Polres Karimun menggerebek tempat usaha mereka, Rabu (11/3/2020).

Dari hasil pemeriksaan polisi, kedua tambang tersebut tidak mengantongi IUP dan IUPK.

Polisi menetapkan dua sebagai tersangka, yakni Ah dan Sh. Mereka merupakan penanggung jawab atas aktivitas tambang pasir ilegal itu.

"Mereka merupakan pemilik mesin yang digunakan untuk menyedot pasir darat," kata Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono saat ekspos pengungkapan kasus, Jumat (20/3/2020) sore.

Ia menjelaskan, pengungkapan tambang pasir ilegal itu bermula dari laporan masyarakat.

Herie mengungkapkan, tambang pasir di Teluk Paku diketahui sudah beroperasi sejak 2019.

Sementara di Sememal, baru beroperasi sekitar satu bulan.

Herie menyampaikan pihaknya masih mendalami kasus ini. Dimana polisi masih menelusuri pemilik lahan yang digunakan dalam aktivitas pertambangan.

Dari kedua lokasi, lolisi menyita barang bukti berupa 2 unit mesin, 4 buah pipa, 1 jeriken minyak, 2 buah sekop, 1 unit lori kecil pasir, 1 buku besar catatan uang pengeluaran dan 1 buah catatan pengeluaran.

Halaman
1234
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved