VIDEO - Pemko Batam Tunda Sejumlah Proyek Fisik, Alihkan Anggaran Untuk Tangani Corona

Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk sementara waktu akan menunda sejumlah proyek pembangunan fisik dan mengalihkan anggaran untuk menangani Covid-19.

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk sementara waktu akan menunda sejumlah proyek pembangunan fisik.

Baik itu pelebaran jalan dan kegiatan pembangunan lainnya.

Hal ini ditegaskan Walikota Batam, Muhammad Rudi menyusul merebaknya virus corona atau Covid-19 di Indonesia bahkan sudah ada di Batam. 

Rudi mengatakan, sejauh ini pihaknya masih fokus pada penanganan ancaman virus corona.

Berapa pun bantuan pengusaha, akan digunakan untuk penanganan virus Corona

Selanjutnya anggaran penanganan akan dibantu dari APBD untuk menyelesaikan persoalan Covid-19 ini. 

"Karena uangnya tak ada, di-hold semua (pembangunan fisik). Kita berpikir bagaimana ini semua akan selesai," ujar Rudi di Starbuks Batam Center, Jumat (20/3/2020).

Penundaan pengerjaan fisik ini dilakukan, sampai kasus virus Corona selesai ditangani.

Sehingga anggaran pembangunan juga akan digeser sebagian untuk penangan virus Corona.

Selain dana dialihkan dalam penanganan virus Corona, juga karena pendapatan asli daerah (PAD) juga turun.

"Saya, Pak Kapolres dan Pak Dandim sudah sepakat. Berapapun cost yang ditimbulkan akibat penyisiran ini pemerintah akan tanggung. Meskipun berutang, hutang ajalah," tuturnya.

Rudi melanjutkan, untuk tunda bayar juga tidak dilakukan pembayaran karena tak ada transaksi. 

"Tak ada ditagih, tak ada yang bayar. Tak ada transaksi. Kita maklum, maka seluruh kegiatan APBD akan kita hold semua. Termasuk pelebaran jalan," kata Rudi.

Perubahan langkah Pemko ini sengaja dilakukan setelah virus Corona masuk ke Kota Batam.

Padahal sebelumnya, proses pembangunan sudah berjalan. 

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengakui lelang proyek fisik di Batam sudah sempat ditenderkan.

Proyek fisik hingga pengadaan, sudah dalam proses tender.

Bahkan seluruh paket sudah dimasukkan dalam proses tender. 

Namun, di antara program pembangunan masa tender, ada yang ditahan untuk sementara.

Alasannya, kondisi ekonomi dunia yang tidak stabil karena virus Corona.

Sehingga, pihaknya menahan program yang dinilai bisa ditunda sementara waktu ini.

"Ada yang masuk dan ditahan dulu, karena menghitung dampak Corona, serta segala macam. Tapi semua sudah masuk dalam sistem lelang di LPSE," kata Amsakar.

Ia menambahkan khusus untuk program yang bersentuhan dengan masyarakat. Terutama yang bisa menggerakkan ekonomi rakyat, tetap dijalankan. 

"Sehingga, tidak sampai mengganggu ekonomi masyarakat. Yang pasti, di Batam sudah beberapa kali rapat untuk mempercepat tender," ujar dia. (Tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved