BATAM TERKINI

Dapat Bantuan Peralatan Medis dari China, HKI Kepri Minta Pemko Batam Permudah Izin Masuk

HKI Kepri meminta bantuan Pemko Batam untuk mempermudah izin masuk peralatan medis, bantuan dari China ke Batam.

Dapat Bantuan Peralatan Medis dari China, HKI Kepri Minta Pemko Batam Permudah Izin Masuk
South China Morning Post
ILUSTRASI. Staf medis mengenakan hazmat suit, yang termasuk Alat Pelindung Diri (APD) dalam menangani virus corona. Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri meminta bantuan Pemko Batam untuk mempermudah izin masuk peralatan medis, bantuan dari China ke Batam. 
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Di Kota Batam dan wilayah lain di seluruh Indonesia, ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan kelengkapan kesehatan lainnya susah didapatkan atau bisa dibilang langka.

Padahal kebutuhan APD untuk menunjang kerja para petugas medis di lapangan, maupun masker dan handsanitizer sebagai kelengkapan masyarakat untuk melindungi diri dari COVID-19 terus mengalami peningkatan. 
Menanggapi hal ini, Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepulauan Riau (Kepri), Ok Simatupang mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan rekan bisnis mereka yang berada di China. Rekan bisnis mereka bersedia untuk mendatangkan bantuan peralatan medis ke Batam. 
Bahkan Ok telah meminta Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk membantu mempermudah izin untuk mendatangkan peralatan tersebut ke Kota Batam. Sehingga pihak lain tidak mempersulit hadirnya APD ini.
Hal ini diungkapkan seusai dirinya bertemu langsung dengan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad di Kantor Wali Kota Batam. Ok berharap pemerintah bisa segera memproses perizinan barang tersebut. 

 Warga Perumahan Suka Maju Sagulung Batam Semprot Disinfektan di Kawasan Tempat Tinggal

 Marcus Fernaldi Gideon Berharap Pedagang Tak Manfaatkan Pandemi Virus Corona Untuk Cari Keuntungan




“Kita lagi komunikasikan ada kawan bisnis yang mau membantu, tapi mereka khawatir barang ini tidak bisa masuk karena pembatasan dan sebagainya. Makanya saya ketemu dengan Wali Kota (Wali Kota Batam, Muhammad Rudi) untuk bahas itu. Izinkan mereka untuk bisa turun ke Batam membawa alat kesehatan,” kata Ok di depan Kantor Pemko Batam, Selasa (24/3/2020).
Ia mengatakan, apabila Pemko Batam siap membantu, pihaknya meminta agar Pemko Batam menginventaris kebutuhan di Batam agar bisa langsung didatangkan. Ok menargetkan bantuan ini akan sampai dalam dua hari ke depan, dan bisa langsung digunakan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat yang terdampak COVID-19.
Ia menambahkan Batam cukup beruntung mendapatkan kesempatan menerima bantuan dari China. Sebab ada banyak negara lain yang juga mengajukan permohonan. Untuk itu, ia berharap dukungan optimal pemerintah untuk memudahkan sampainya bantuan ini.
“Kalau kita lambat, maka akan dikasih ke negara lain yang juga membutuhkan, Itali juga membutuhkan itu, kalau semua dikirim ke Itali, bagaimana kita,” kata Ok lagi.
Terpisah, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan ada pihak yang akan menyerahkan bantuan dari China. Namun belum terealisasi dan pihaknya menyambut hal itu..
"Sedikit menggembirakan hati, semua pihak dan pemangku kepentingan setidaknya menyampaikan pendapatnya," kata Amsakar. 
(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved