Perawat Positif Corona Frustasi Hingga Pilih Bunuh Diri, Takut Menularkan Penyakit ke Orang Lain

Sebagaimana diberitakan dailymail, Rabu (25/3/2020) ini, perawat wanita cantik itu mengaku takut akan menginfeksi orang lain, demikian disampaikan Fed

ANDREAS SOLARO / AFP
Ilustrasi : Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Wabah Virus Corona di Italia Makin Parah, Orang Berusia 80 ke Atas akan Dibiarkan Mati jika Kondisinya Kritis 

TRIBUNBATAM.id -Sorang penderita Virus Corona memilih bunuh diri.

Hal itu dikarenakan ketakutanya agar tidak tersebar ke orang lain.

Padahal korban yang memilih bunuh diri ini merupakan seorang perawat.

Alat Terbatas, Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam Minta Warga Periksakan Diri ke Faskes Jika Ada Gejala

Pegang Pinggul Istri Orang, Pria Dirawat di Rumah Sakit Setelah Alami Luka Bacok

Wakapolda Kepri Kerahkan Tim Cyber Crime Tangkap Penyebar Hoaks Covid-19: Jangan Timbulkan Keresahan

Setelah dites positif mengidap Virus Corona, seorang perawat Italia bunuh diri.

Sebagaimana diberitakan dailymail, Rabu (25/3/2020) ini, perawat wanita cantik itu mengaku takut akan menginfeksi orang lain, demikian disampaikan Federasi Keperawatan Italia.

Federasi mengatakan banyak pekerja medis menderita 'stres berat' karena mereka takut menyebarkan virus ketika mencoba mengendalikan krisis Italia yang kini semakin parah.

Daniela Trezzi, seorang perawat berusia 34 tahun di Italia utara, bunuh diri setelah terinfeksi coronavirus dan takut dia menyebarkan penyakit itu kepada orang lain.
Daniela Trezzi, seorang perawat berusia 34 tahun di Italia utara, bunuh diri setelah terinfeksi coronavirus dan takut dia menyebarkan penyakit itu kepada orang lain. (dailymail/doc.Daniela Trezzi)
 

Kelompok keperawatan juga mengungkapkan bahwa 'episode serupa telah terjadi seminggu yang lalu di Venesia, dengan alasan mendasar yang sama'.

Manajer umum rumah sakit San Gerardo, Mario Alparone, mengatakan Daniela Trezzi sudah di rumah sakit sejak 10 Maret 2020 dan menyatakan bahwa 'dia tidak di bawah pengawasan'.

Di Italia, angka kematian per hari terus melonjak. Kemarin,  743 orang pasien Virus Corona meninggal dalam satu hari. 

Namun, jumlah total orang terinfeksi naik 8 persen -tingkat terendah sejak Italia menyatakan adanya kematian pertamanya pada 21 Februari 2020.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved