BATAM TERKINI

TERGANJAL Izin, 3 Ogoh-Ogoh Batal Diarak saat Nyepi, Satriyasa: Kita Pajang Saja

Hari Raya Nyepi tahun Saka 1942 yang jatuh Rabu (25/03/2020) hari ini akan terasa berbeda bagi warga Batam.

TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Ogoh-ogoh di Pura Agung Anumerta Buana Batam 

TERGANJAL Izin, 3 Ogoh-Ogoh Batal Diarak saat Nyepi, Satriyasa:  Kita Pajang Saja

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Di tengah merebaknya wabah corona virus (Covid19) sejumlah rangkaian kegiatan pada momen hari besar perayaan Nyepi tahun baru saka 1942 harus ditiadakan.

Hari Raya Nyepi tahun Saka 1942 yang jatuh Rabu (25/03/2020) hari ini akan terasa berbeda bagi warga Batam.

Pawai ogoh-ogoh atau patung raksasa yang biasa dilakukan menjelang Nyepi akhirnya ditiadakan.

Tradisi mengarak ogoh-ogoh, seperti yang selalu dilakukan setiap tahun, selalu menjadi peristiwa yang dinanti oleh warga, baik umat Hindu maupun pemeluk agama lain.

"Pawai ogoh-ogoh tahun ini kita tiadakan, hal itu sebagaimana himbauan dari pemerintah untuk mencegah peredaran wabah Covid-19)," ujar Ketua Pinandita Sangraha Nusantara Korwil Kepri, Zero Mangku Putu Satriyasa kepada TRIBUNBATAM.id, Selasa (24/3/2020) malam.

Pihaknya sudah menyiapkan sebanyak tiga ogoh-ogoh satu di antaranya dibuat di Pura dan dua ogoh lainnya dibuat di luar.

"Namun tetap dibuat oleh umat Hindu karena membuat ogoh punya nilai spritual tersendiri," katanya.

Untuk membuat tiga ogoh-ogoh yang telah dipersiapkan panitia perayaan Nyepi, butuh biaya puluhan juta rupiah.

Satu ogoh nya itu bisa habis Rp 7 juta hingga Rp 8 juta.

Halaman
12
Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved