Terkait Covid-19, China Mulai Cabut Lockdown, WHO Sebut Amerika Jadi Episentrum Baru Virus Corona

China mulai mencabut status lokdwon, namun di sisi lain Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut Amerika menjadi pusat penyebaran baru wabah Covid-1

Pexels
Ilustrasi virus corona dan para ilmuwan 

TRIBUNBATAM.id - Terkait Corona, China mulai mencabut status lokdwon, namun di sisi lain Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  menyebut Amerika menjadi pusat penyebaran baru wabah Covid-19.

Pemerintah China memutuskan untuk mencabut lockdown di Provinsi Hubei, China Tengah, provinsi yang menjadi pusat penyebaran virus Corona.

Lockdown di Hubei dicabut mulai Rabu (25/4/2020) besok setelah diberlakukan selama hampir dua bulan atau pada 23 Januari 2020 lalu.

Namun, pencabutan lockdown Hubei dan provinsi lainnya itu belum berlaku untuk Kota Wuhan yang merupakan bagian dari Provinsi Hubei dan diyakini sebagai awal mula penyebaran virus.

Lockdown untuk Wuhan baru akan dibuka dua pekan lagi atau pada 8 April 2020.

Cegah Covid-19, Singapura Larang Berkumpul Lebih dari 10 Orang

Dikutip dari The Strait Times, Selasa (24/3/2020), pencabutan lockdown di Hubei diumumkan oleh Komisi Kesehatan untuk Provinsi Hubei pada Selasa (25/3/2020).

Dengan adanya pencabutan lockdown itu, masyarakat yang tadinya tidak bisa keluar masuk kota di wilayah Hubei kini bisa bebas melakukannya.

Nantinya, orang-orang akan dapat bepergian dengan menggunakan kode kesehatan tertentu.

Pencabutan lockdown dilakukan setelah penyebaran virus Corona menurun drastis setelah menginfeksi lebih dari 80 ribu orang dan menewaskan 3.200 orang di China. 

Sementara, menguti South China Morning Post, setelah pencabutan lockdown itu, mereka yang bepergian harus mengantongi kode kesehatan QR yang dikeuarkan Provinsi Hubei untuk menunjukkan mereka sehat.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved