12 Kali Bobol Kos-kosan, Hengki Ditangkap Polsek Lubuk Baja, Pelaku Ternyata Residivis

Pelaku diketahui sering mencuri barang di kos-kosan mahasisw yang ada diseputaran Lubuk Baja.

12 Kali Bobol Kos-kosan, Hengki Ditangkap Polsek Lubuk Baja, Pelaku Ternyata Residivis
Istimewa
Hengki Pelaku pencurian, bobol 12 kos-kosan di lubuk baja 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja menangkap Hengki alias Atik Residivis pencurian yang baru saja keluar penjara Januri lalu.

Kali ini, Polsek Lubuk Baja kembali menangkap pelaku dengan kasus yang sama.

Pelaku diketahui sering mencuri barang di kos-kosan mahasisw yang ada diseputaran Lubuk Baja.

Sempat Tutup Jalur Kapal dari Kepri, Dumai dan Bengkalis Buka Lagi, Gubernur Jamin Pemulangan TKI

Pilih Bebas Corona, Kini Singapura Rela Operasikan 9 Unit Pesawat; 138 Unit Masuk Hanggar

Predator Anak Ditangkap Polisi, Cabuli Bocah Bawah Umur di 3 Lokasi, Alasannya Dendam

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Arya Tesa Brahmana, Kamis (26/3/2020) siang mengatakan, setidaknya ada 12 TKP yang dimasuki pelaku dalam beraksi.

"Pelaku ini residivis, dia masuk ke kosan warga jika tidak punya uang. Kemudian dia mengambil sejumlah barang berharga," sebut Arya.

Pelaku ditangkap dikasawasn PT Satnusa Kota Batam.

Dari sanakah diketahui kalau pelaku sudah 12 kali melakukan aksi pencurian ini.

VIDEO - Dalam Seminggu, Rachel Vennya Kumpulkan Donasi Rp 7 Miliar untuk Atasi Corona

Mimpi Mengalami Kecelakaan Pesawat Pertanda Buruk, Bagaimana dengan Arti Mimpi Melihat Kecelakaan?

"Tertangkapnya Hengki ini buat warga disana bahagia. Karena selama ini warga sangat resah karena sering kehilangan," lanjutnya.

Setidaknya sejumlah HP dan jam tangan mahal sudah ia ambil dari sejumlah kos warga.

Barang-barang tersebut ia jual ke Pasar Jodoh. Sementara uang hasil penjualan diguanakan pelaku untuk bermain judi.

"Dia tidak punya kerjaan, uang hasil penjualan untuk main judi," sebutnya.

Sementara itu, Hengki yang ditemui Tribunbatam.id di Polsek Lubuk Baja mengaku kalau dirinya tidak punya uang dan kerjaan.

Maka dari itu, ia berpura-pura menjadi tukang servis AC dengan membawa obeng.

"Obeng itu saya gunakan untuk bongkar pintu, kalau orang tidak ada saya masuk. Kalau ada orang saya pura-pura tanya alamat," sebutnya.

Pelaku terlihat gugup dan mengaku menyesal saat diwawancara. Sebab dirinya ingat baru saja keluar penjara dan harus masuk lagi dengan kasus yang sama.(TRIBUNBATAM.id/setiawan_koe)

Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved