Berbeda dari RS Lain, Wisma Atlet Darurat Covid-19 Bisa Operasikan Tower Tambahan, Pakai Sistem Ini

RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet juga menerapkan sistem pelayanan kesehatan safe handling dengan meminimalkan kontak pasien dengan petugas perawat.

Berbeda dari RS Lain, Wisma Atlet Darurat Covid-19 Bisa Operasikan Tower Tambahan, Pakai Sistem Ini
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
IGD di Lantai 1 RS Darurat Penanganan Covid-19, Tower 7, Wisma Atlet Kemayoran, Sunter, Jakarta Utara, Senin (23/3/2020). 

TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Indonesia akan mengoperasikan dua tower tambahan Wisma Atlet Kemayoran, sebagai skenario antisipasi apabila terjadi lonjakan pasien covid-19.

Hal itu disampaikan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono dalam keterangannya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Kamis (26/03/2020).

"Kalau skenario bertambah buruk kita bisa gunakan skenario berikutnya, yaitu tower empat dan lima," kata Mayjen TNI Eko Margiyono.

RS Darurat Corona Wisma Atlet Sudah Rawat 208 Pasien, 14 Positif Covid-19

Sejarah Wisma Atlet Kemayoran, Kini Difungsikan Sebagai Rumah Sakit Darurat Virus Corona

RS Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran Sudah Tampung 144 Pasien: 94 PDP, 41 ODP dan 9 Positif

Sebagaimana diketahui pada saat ini sudah ada dua tower di Wisma Atlet yang digunakan sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19, dengan daya tampung hingga 3.000 pasien.

Adapun kedua tower tersebut masing-masing tower tujuh yang sudah beroperasi dengan daya tampung 1.700 pasien dan tower enam dengan daya tampung 1.300 pasien.

CEK FAKTA: Polisi Angkat Bicara Soal Ada Bayi Baru Lahir Sebut Telur Rebus Bisa Obati Corona

Di sisi lain, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet juga menerapkan sistem pelayanan kesehatan safe handling dengan meminimalkan kontak pasien dengan petugas perawat.

"Rumah sakit ini beda dengan yang lain karena menerapkan sistem pelayanan safe handling, dengan sistem videocall. Kedua self karantina, ketiga limitasi kontak dengan petugas, keempat apabila semakin memberat akan dirujuk ke rumah sakit rujukan," ujarnya.

Hanya Satu Jam Usai Diresmikan Presiden, Wisma Atlet Sudah Kebanjiran Pasien Virus Corona

Cegah Penyebaran Virus Corona, Aparat Gabungan Semprot Disinfektan di Sejumlah Lokasi Tanjungpinang

Arahan Dirjen Imigrasi, Pelayanan Paspor di Tanjungpinang Dihentikan Sementara Akibat Virus Corona

Eko mengatakan saat ini sudah ada beberapa pasien yang dirujuk ke rumah sakit rujukan pemerintah, karena menunjukkan gejala yang berat saat dirawat di Wisma Atlet.

"Ada beberapa pasien yang datang setelah diperiksa menunjukkan gejala berat kemudian dirujuk," imbuhnya.

Kabar Baik, Ahli di Cina Sebut Virus Corona Bisa Bisa Hilang 3 Bulan Lagi, Simak Penjelasannya

Melalui keterangan resmi yang diterima Tribun Batam  dari Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, hingga saat ini RS yang beroperasi sejak tanggal 23 Maret lalu telah merawat sebanyak 208 pasien virus corona baru (Covid-19).

"Sampai saat ini pasien yang diterima di rumah sakit total ada 208. Tanggal 24 (Selasa) pagi itu 74 (pasien), kemudian pada tanggal 25 (Rabu) pagi itu 178 pasien," kata Pangdam Jaya.(*)

Penulis: Irfan Azmi Silalahi
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved