Diimbau Tak Melayat Ibunda Jokowi, Warga Cuma Boleh Sampai Gerbang Rumah Duka

Melalui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Jokowi menitip pesan agar masyarakat tak bertakziah ke rumah duka.

Diimbau Tak Melayat Ibunda Jokowi, Warga Cuma Boleh Sampai Gerbang Rumah Duka
TribunSolo.com/Adi Surya
Sejumlah menteri tiba di rumah duka ibunda Jokowi Sudjiatmi Notomihardjo di Jalan Pleret Raya, RT 3 RW 11 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (25/3/2020). 

Diimbau Tak Melayat Ibunda Jokowi, Warga Cuma Boleh Sampai Gerbang Rumah Duka

TRIBUNBATAM.id- Keluarga besar Presiden Joko Widodo atau Jokowi tengah berduka.

Di tengah pandemi virus corona yang melanda bangsa, sang ibunda Sudjiatmi Notomiharjo tutup usia, Rabu (25/3/2020).

Melalui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Jokowi menitip pesan agar masyarakat tak bertakziah ke rumah duka.

Presiden hanya meminta warga berdoa dari rumah masing-masing.

Meski demikian, hal itu tak membuat TNI dan Polri melonggarkan jumlah pasukan pengaman di rumah duka.

Pihak TNI dan kepolisian bersinergi dalam mengamankan lokasi rumah duka keluarga besar Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jalan Pleret Raya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo.

Kisah Jokowi Saat SMA Tak Diterima di Sekolah Favorit, Sedih hingga Ibunda Beri Pesan Ini

Ibunda Jokowi Sujiatmi Notomiharjo Dimakamkan Hari Ini Kamis (26/3) di Makam Keluarga Karanganyar

Kapolda Jawa Tengan Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyampaikan ribuan personel disiagakan untuk mengamankan lokasi.

"Ini merupakan pengamanan VVIP yang disebut pengamanan Waskita yang menerjunkan 1.200 personel pengamanan," tutur Rycko, Rabu (25/3/2020).

"Itu terdiri atas 650 personel TNI dan 550 personel kepolisian, termasuk Brigadir Mobil dan kawan-kawan Dishub," imbuhnya membeberkan.

Halaman
123
Editor: Anne Maria
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved