PBSI Minta Turnamen Indonesia Open 2020 Diundur ke Bulan September 2020

Pandemi Covid-19 juga membuat Indonesia mengajukan perubahan waktu penyelenggaraan turnamen Indonesia Open 2020

PBSI Minta Turnamen Indonesia Open 2020 Diundur ke Bulan September 2020
Bolasport.com
Indonesia Open 2019 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menangguhkan semua turnamen BWF World Tour dan turnamen lainnya, mulai 16 Maret hingga 12 April untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

New Zealand Open 2020 yang akan digelar pada 28 April hingga 3 Mei mendatang di Eventfinda Stadium, Auckland, Selandia Baru juga ditunda pelaksanaannya.

Ditundanya New Zealand Open 2020 membuat tur bulutangkis dunia kemungkinan baru akan kembali dimulai pada bulan Juni.

LIGA 1 2020 - Kompetisi Berhenti, Top Skor Liga 1 dari Persib Harus Bangun Performa Lagi dari Awal

Tak Perlu Datang ke Toko, Smartphone Vivo V19 Sudah Bisa Dibeli Online, Ini Harganya

MOTOGP Virtual Segera Digelar, Valentino Rossi Mundur, Inilah Daftar Pebalap yang Ambil Bagian

Australian Open 2020 (2-7 Juni) untuk sementara akan menjadi arena pertandingan pebulu tangkis dunia pertama sejak All England Open 2020 yang berakhir pada 15 Maret.

Pandemi Covid-19 juga membuat Indonesia mengajukan perubahan waktu penyelenggaraan turnamen Indonesia Open 2020.

Turnamen BWF World Tour Super 1000 awalnya akan dilangsungkan pada 16-21 Juni 2020, menjadi 29 September - 4 Oktober 2020.

Tanggal ini sedianya telah diamankan untuk slot turnamen Indonesia Masters 2020 BWF World Tour Super 100.

"Sudah kami ajukan ke BWF, turnamen Blibli Indonesia Open Super 1000 akan memakai jadwal Indonesia Masters Super 100," kata Budiharto dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

"Kami masih menunggu jawaban dari BWF, termasuk jika disetujui, bagaimana kelanjutan penyelenggaraan Indonesia Masters Super 100, akan ditunda atau dibatalkan," ucap Budiharto.

Sementara itu, Budiharto juga memberikan kabar terkini kondisi Kepala Pelatih Tunggal Putra PBSI, Hendry Saputra yang saat ini masih dirawat di RS Pelni dengan status PDP (Pasien dalam Pengawasan) Covid-19.

Menurut Budiharto, Hendry sudah menjalani rapid test dan hasilnya negatif. PP PBSI masih masih menunggu hasil swab test Hendry yang kemungkinan akan keluar besok atau Jumat (27/3/2020).

bolasport.com
Editor: nandrson
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved