VIRUS CORONA DI BATAM

Polda Kepri Buru Penyebar Peta Hoax Covid-19, Pelaku Terancam Penjara hingga 10 Tahun

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah mengaku, pihaknya akan menindak tegas pelaku penyebar hoax di tengah keresahan menghadapi Covid-19.

Polda Kepri Buru Penyebar Peta Hoax Covid-19, Pelaku Terancam Penjara hingga 10 Tahun
ISTIMEWA
Hoax peta yang menggambarkan sebaran Covid-19 di Batam 

Polda Kepri Buru Penyebar Peta Hoax Covid-19, Pelaku Terancam Penjara hingga 10 Tahun

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Di tengah mewabahnya Covid-19 di berbagai wilayah termasuk Indonesia khususnya Kepulauan Riau, teryata masih ada saja oknum yang tidak bertanggung jawab menyebar berita bohong atau hoax di tengah masyarakat.

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah mengaku, pihaknya akan menindak tegas pelaku penyebar hoax di tengah keresahan menghadapi Covid-19.

"Nantinya Ditereskrimsus Polda Kepri dalam hal ini Subdit Cyber Crime yang akan melakukan pengecekan," kata Yan Fitri di alun-alun Engku Putri, Batam, Rabu (25/3/2020). 

Terutama terkait berita hoax yang beredar di media sosial tentang hasil peta penyebaran Covid-19, di seluruh kelurahan di Batam.

"Kita akan selidiki dan tindak tegas dan saya akan berkordinasi dengan Krimsus karena saya juga baru pulang dari Galang," ujarnya.

Yan Fitri juga menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat Kepri agar tidak menyebar berita yang belum tentu kebenarannya.

"Jangan menimbulkan keresahan karena semua pihak sedang berusaha melawan Covid-19," ujar Wakapolda Kepri.

Dia berharap kepada seluruh masyarakat Kepri agar bersama-sama bahu membahu dengan Pemerintah melawan Covid-19.

"Patuhi semua himbauan dan arahan Pemerintah," ujarnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes pol Harry Goldenhardt juga mengatakan pihaknya dalam hal ini Cyber crime akan melakukan penelusuran terkait penyembaran informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan

"Jika nantinya terbukti para pelaku  dijerat dengan pasal 14 ayat 1 dan 2, Pasal 15 Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 1946  Tentang Peraturan Hukum Pidana dengan hukuman penjara maksimal 10 tahun kurungan," jelasnya.

Hoax peta yang menggambarkan sebaran Covid-19 di Batam
Hoax peta yang menggambarkan sebaran Covid-19 di Batam (ISTIMEWA)

Harry menegaskan kembali pihaknya akan mengoptimalkan, tim cybercrime Ditreskrimsus dan dari Humas Polda Kepri untuk menelusuri hal tersebut

"Saat ini masyarakat butuh diberikan informasi yang menyejukkan," ujarnya

Harry berharap apabila nantinya  masyarakat mendapatkan informasi  dan sebelum di-share atau dibagikan kepada khalayak ramai diharapkan melakukan konfirmasi terlebih dahulu, seperti ke kepolisian, diskominfo atau pihak terkait lainnya. (TRIBUNBATAM.id/ALAMUDIN)

Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved