VIRUS CORONA DI BATAM

Pengusaha Batam Serahkan Bantuan 800 Alat Rapid Test Covid-19 dan Uang Rp 2,5 Miliar

Pengusaha Batam menyerahkan bantuan tahap pertama penanganan covid-19 para Pemko Batam. Bantuan ini berupa alat rapid test dan uang Rp 2,5 miliar.

TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Direktur Sat Nusa Persada, Abidin Hasibuan bersama pelaku usaha yang tergabung dalam Apindo, PSMTI dan Yayasan Buddha Tzu Chi Batam menyerahkan bantuan 800 rapid test dan uang senilai Rp 2,5 miliar kepada Pemko Batam, Kamis (26/3/2020). 

Dana ini merupakan bantuan tahap pertama yang disalurkan.

"Dana ini dari pengusaha dan masyarakat. Jadi kami minta dipertanggungjawabkan. Dimanfaatkan sebaik mungkin karena kami juga diaudit," kata Abidin

Tak hanya rapid tes, ke depan pihaknya juga memberikan bantuan lainnya, seperti masker dan hand sanitizer.

Diakuinya masih sedang dalam tahapan pengorderan dari China.

"Masker akan tiba 2 sampai 3 minggu datang dari China. 200.000 akan dihibahkan ke Pemko Batam dan 100.000 akan didistribusikan langsung ke lapangan. Seperti warung-warung, pujasera dan lainnya yang kontak langsung ke manusia. Untuk bos-bosnya, Pemko lah yang mengimbau," katanya.

Ia menegaskan, penggunaan masker memang diwajibkan.

Ia mencontohkan seperti di China apabila tidak menggunakan masker langsung dipidanakan.

"Mereka juga tak boleh ada sentuh satu sama yang lain sewaktu pulang dari berpergian. Tak boleh berkumpul lebih dari 5 orang. Begitulah aturan di China sehingga mereka bisa melalui tahap sulit itu. Kita juga sudah order disinfektan 50 dan akan kita pasang di pelabuhan domestik dan internasional," paparnya.

Di tempat sama, Wakil Wali Kota Batam sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Amsakar Achmad mengakui walaupun tingkat akurasi rapid test hanya 50 persen, setidaknya bisa jadi petunjuk awal untuk menggambarkan seseorang terpapar atau tidak.

"Kita menganggap penting paling tidak menambah keyakinan kita," katanya.

Saat ini, ada sebanyak 583 yang orang yang menjadi prioritas. Pihaknya sudah mendapatkan data orang tersebut.

"Sudah ada di kita. Kriteria ke-583 ini sementara kita lihat gejala ada demam flu, pulang perjalanan dari luar daerah dan luar negeri," katanya.

Amsakar menambahkan 583 ini tinggal di berbagai kecamatan seperti Bengkong, Batam Kota, dan Galang.

Rapid test ini segera didistribusikan sekarang juga. Pihaknya segera koordinasikan ke Tim Medis.

"Target yang akan dites berdasarkan data dinkes ditambah dengan hasil penyisiran 583," katanya.

Adapun sejumlah pengusaha yang hadir, Abidin, Edi Hussie, Randy Tan, Erwin. Dan beberapa OPD dilingkungan Kota Batam. (Tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved