Setiap Hari Terjadi Penambahan Kasus Virus Corona di Indonesia, Masyarakat Diminta Ikuti Anjuran

Pemerintah sendiri terus melakukan upaya untuk menemukan kasus-kasus positif yang ada di masyarakat, melalui penelusuran kontak dari kasus positif.

KOLASE - @newsflash via dailymail
Pemandangan salah satu rumah sakit di Spanyol dengan pasien virus corona yang membeludak. 

TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, mengungkapkan penambahan kasus positif Covid-19 paling banyak ditemukan di tengah masyarakat.

Dalam hal ini masyarakat menjadi pihak yang paling rentan terhadap penularan Covid-19, bilamana tidak menerapkan anjuran pemerintah dalam pencegahan sesuai protokol kesehatan.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, banyaknya kasus penularan terjadi setelah adanya kontak dekat antara yang membawa virus dengan orang baru.

Tolak Ajakan Syuting Film, Winda Idol Pilih Ajarkan Anaknya Stay at Home di Tengah Corona

Ubah Kendaraan Operasional, Ini Cara Unik Polsek Tanjungpinang Kota Cegah Penyebaran Virus Corona

Jumlah ODP Covid-19 di Karimun Terbanyak Kedua Setelah Batam, Ini Data Terbaru Corona, Jumat (27/3/)

Sehingga hal tersebut memunculkan penambahan angka yang menjadi sakit. Hal tersebut sekaligus menjadikan kasus penambahan selalu naik dari hari ke hari.

“Dari hari ke hari, kita melihat adanya pertambahan kasus yang cukup signifikan. Ini menandakan proses penularan masih berlangsung terus menerus di tengah masyarakat kita,” kata Yurianto, dalam keterangannya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Jumat (27/03/2020).

Pemerintah sendiri terus melakukan upaya untuk menemukan kasus-kasus positif yang ada di masyarakat, melalui penelusuran kontak dari kasus positif.

Pangeran Charles Buka Suara Pertama Kali Usai Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Penanganan Virus Corona, Pemprov Kepri Serahkan Uang Rp 1,5 Miliar, APD dan Rapid Test untuk Karimun

Bupati Bintan Bakal Sisir Sejumlah Proyek dan Perjalanan Dinas, Pulihkan Ekonomi Dampak Virus Corona

Kemudian, pihaknya akan melaksanakan pemeriksaan cepat atau rapid test dengan tujuan melakukan screening penapisan di kelompok-kelompok yang memiliki risiko tertular dengan pasien positif yang dirawat di rumah sakit.

“Ini kami laksanakan bersama-sama masyarakat tentunya, agar kita bisa menemukan dan kemudian dengan cepat melaksanakan isolasi dari kasus ini, baik itu isolasi secara mandiri di rumah, maupun harus kita isolasi di rumah sakit, ini yang akan kita lakukan,” terang Yurianto.

Alami Sesak Napas, PDP Covid-19 di Bintan Bertambah, 1 Orang Dinyatakan Negatif Virus Corona

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat hingga Jumat, 27 Maret 2020, total positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 1.046 kasus, sementara 46 orang sembuh dan 87 meninggal dunia.

"Ada penambahan data pasien yang dinyatakan sembuh 11 orang, sementara yang meninggal bertambah sembilan kasus," jelas Yurianto.

Pandemi Virus Corona Membuat Stephan El Shaarawy Rindu Italia

Imam Prasodjo Ketar-ketir Bayangkan Penularan Corona saat Puasa dan Lebaran: RS Bakal Kolaps

Puji Walikota Batam Lawan Covid-19, Rian Ernest Sarankan Dua Langkah Cegah Corona

Data tersebut merupakan pembaruan yang dilakukan sejak Kamis (26/03/2020) pukul 12.00 WIB hingga Jumat (27/03/2020) pukul 12.00 WIB, yang mana sebelumnya tercatat 893 kasus positif Covid-19, 78 orang meninggal dan 35 orang sembuh.

Dari data tersebut, sebaran kasus Covid-19 di Indonesia meliputi Provinsi Aceh menjadi empat kasus, Bali sembilan kasus, Banten 84 kasus, DI Yogyakarta 22 kasus, DKI Jakarta 598 kasus.

Selanjutnya di Jambi satu kasus, Jawa Barat 98 kasus, Jawa Tengah 43 kasus, Jawa Timur 66 kasus, Kalimantan Barat tiga kasus, Kalimantan Timur 11 kasus, Kalimantan Tengah enam kasus dan Kalimantan Selatan satu kasus.

Dampak Virus Corona, Disnaker Batam Keluarkan Surat Edaran untuk Perusahaan

Kabar Baik Corona, Vaksin Covid-19 Bisa Bertahan Lama

Kemudian di Kepulauan Riau lima kasus, NTB dua kasus, Sumatera Selatan satu kasus, Sumatera Barat lima kasus, Sulawesi Utara dua kasus, Sumatera Utara delapan kasus, Sulawesi Tenggara tiga kasus.

Selain itu tercatat 29 kasus di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah satu kasus, Lampung empat kasus, Riau satu kasus, Maluku Utara dan Maluku masing-masing satu kasus, Papua Barat dua kasus serta tujuh kasus positif di Papua.(*)

Penulis: Irfan Azmi Silalahi
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved