VIRUS CORONA DI BATAM

Singapura Bakal Bantu 10.000 Alat Rapid Test Covid-19 ke Batam

Dalam waktu dekat, Singapura akan membantu 10 ribu rapid test ke Batam, langkah ini untuk menekan penyebaran virus corona

TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Direktur Sat Nusa Persada, Abidin Hasibuan bersama pelaku usaha yang tergabung dalam Apindo, PSMTI dan Yayasan Buddha Tzu Chi Batam menyerahkan bantuan 800 rapid test dan uang senilai Rp 2,5 miliar kepada Pemko Batam, Kamis (26/3/2020). 

Tahap pertama, pengetesan dilakukan untuk orang yang sudah berhubungan dengan 3 orang yang positif terpapar virus corona.

"Lalu yang kedua, ada sebanyak 2.063 orang yang merasa demam, flu dan sebagainya," katanya.

Dalam kesempatan itu, Walikota juga tampak membantah ada informasi sebanyak 2.065 warga Batam yang positif terpapar virus corona. Sebab, pasien yang positif hanya 3 orang.

"Saya konferensi pers bersama pak Gubernur beberapa waktu lalu ada warga Batam 2.065 terpapar virus corona. Di kota Batam baru 3 yang terkena dan yang disisir punya gejala. Bukan positif corona. Jadi 2.065 ini hasil penyisiran saja di lapangan," katanya.

Namun hingga saat ini, pihaknya belum bisa membawa 2.065 ini ke asrama haji ataupun ke Rusun Sagulung karena masih menunggu rapid test.

Kalau sudah ada rapid test ini pihaknya langsung gunakan.

"Kalau positif langsung kita bawa (Karantina) kalau negatif kita kembalikan," tuturnya.

Sementara itu,  Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Amsakar Achmad mengakui walaupun tingkat akurasi rapid test hanya 50 persen, setidaknya bisa jadi petunjuk awal untuk menggambarkan seseorang terpapar atau tidak.

"Kita menganggap penting paling tidak menambah keyakinan kita," katanya.

Saat ini, ada sebanyak 583 yang orang yang menjadi prioritas. Pihaknya sudah mendapatkan data orang tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved