Curhatan Driver Ojol Tetap Dikejar Debt Collector Walau Jokowi Umumkan Penangguhan Kredit Setahun

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pun telah mengumumkan penangguhan cicilan kendaraan selama setahun karena wabah corona.

Kompas.com/Yustinus Wijaya Kusuma
Ilustrasi: Eko Wahyudiyanto (50) pengemudi ojek online (ojol) asal Dusun Sumberan, Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Bantul rela mengirimkan pesanan makanan ke Jakarta lewat jasa pengiriman 

Curhatan Driver Ojol Tetap Dikejar Debt Collector Walau Jokowi Umumkan Penangguhan Kredit Setahun

TRIBUNBATAM.id- Mewabahnya virus Corona di Indonesia memberikan dampak kepada sektor ekonomi.

Baik masyarakat menengah bawah hingga pengusaha ikut terdampak oleh penyebaran Covid-19.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pun  telah mengumumkan penangguhan cicilan kendaraan selama setahun karena wabah corona.

Hal itu guna membantu perekonomian masyarakat menengah bawah yang bekerja sebagai driver Ojol ataupun sopir online.

Namun baru-baru ini muncull curhatan ojol yang masih dipaksa bayar cicilan oleh debt collector hingga minta kejelasan.

Wabah corona yang belum diketahui akan berakhir kapan, membuat Jokowi turun tangan membuat peraturan penangguhan cicilan kendaraan.

Bank Mandiri dan BRI Akhirnya Beri Kelonggaran Pembayaran Kredit dan Cicilan Untuk Ojol dan Nelayan

Bank Pangkas Bunga Kredit Korban Covid-19, Merespon Perintah Jokowi soal Corona

Sayangnya, peraturan tersebut masih diabaikan oleh pihak leasing hingga membuat pemilik kendaraan kesulitan.

Latifah, seorang pengemudi ojek online, mengaku didatangi debt collector untuk ditagih cicilan kendaraannya.

Ia pun menunjukkan video Presiden Joko Widodo yang menyatakan penangguhan cicilan selama setahun untuk pengemudi ojek online.

Halaman
1234
Editor: Anne Maria
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved