BP BATAM

Air Baku Cukup, BP Batam Minta ATB Batalkan Penggiliran Air

BP Batam menilai ketersediaan air baku waduk Duriangkang saat ini masih tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kapasitas produksi.

TRIBUNBATAM.ID/HUMAS BP BATAM
Kepala BP Batam, HM Rudi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam menilai ketersediaan air baku waduk Duriangkang saat ini masih tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kapasitas produksi WTP Duriangkang dan Tanjung Piayu.

Sesuai evaluasi pimpinan BP Batam atas kondisi air baku saat ini, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Binsar Tambunan mengatakan BP Batam tidak setuju atas rencana Adhya Tirta Batam (ATB) melakukan penggiliran air kepada pelanggan.

Karena air baku masih tersedia dalam jumlah yang cukup.

BP Batam meminta ATB segera melakukan berbagai langkah praktis untuk perbaikan sistem pengambilan air baku di Waduk Duriangkang.

Selanjutnya Binsar menjelaskan bahwa dengan predikat sebagai operator air minum terbaik yang
disandang ATB saat ini dan mengklaim sudah punya teknologi mutakhir SCADA untuk distribusi air,
seharusnya ATB sudah melakukan upaya perbaikan sistem pengambilan air baku tersebut jauh hari
sebelumnya.

ATB juga seharusnya mengatur pendistribusian air sedemikian rupa untuk menjamin
ketersediaan air bersih bagi masyarakat Batam.

“Sesuai arahan pimpinan dalam menghadapi situasi kemarau panjang saat ini, kami akan evaluasi setiap saat kondisi ketersediaan air baku di Waduk Duriangkang, dan akan menyampaikan informasi kapan ATB dapat melakukan pengambilan air baku sesuai skema tertentu yang berbeda dengan kondisi saat ini,” kata Binsar.

Binsar menjelaskan, menurut ATB saat ini WTP Tanjungpiayu dalam kondisi defisit 225
liter/detik, namun berdasar pengecekan lapangan dan kajian yang kami lakukan kondisinya tidak
separah demikian.

BP Batam meminta ATB melakukan perbaikan cara pengambilan air baku dari berbagai opsi praktis yang dapat mereka lakukan, menyesuaikan kondisi air baku di Waduk Duriangkang saat ini.

“Cara ini dapat dilakukan dengan memperpanjang pipa intake atau dengan langkah praktis lain menyesuaikan kedalaman air,” jelas Binsar.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved