VIRUS CORONA DI BATAM

Kebijakan di Bandara Hang Nadim Batam, Penumpang Datang Masuk ke Ruang Penyemprotan Disinfektan

Bandara Hang Nadim Batam memperketat pengawasan di pintu kedatangan dan pintu keberangkatan penumpang. Ruang penyemprotan disinfektan disiapkan

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Pihak Bandara Hang Nadim Batam memperketat pengawasan penumpang yang berangkat dan tiba di bandara. Alat thermal scanner dan alat penyemprotan disinfektan dipasang, Minggu (29/3/2020). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bandara Hang Nadim Batam memperketat pengawasan di pintu kedatangan dan pintu keberangkatan penumpang. Pengetatan ini sebagai upaya pencegahan Covid-19 dari dan keluar Batam melalui Bandara Hang Nadim Batam.

Bandara Hang Nadim Batam memasang alat penyemprot disinfektan dan thermal scanner di pintu kedatangan dan keberangkatan Bandara Hang Nadim Batam.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Pengusahaan (BP) Batam, Suwarso mengatakan, pemasangan alat disinfektan dan thermal scanner di kedatangan dan keberangkatan dilakukan pada Minggu (29/3/2020).

"Alat itu satu milik Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), satu dari International Business Association (IBA)," ujarnya, pada Senin (30/3/2020).

Nantinya para penumpang yang datang, harus menjalani cek suhu terlebih dulu. Lalu masuk ke ruang penyemprotan disinfektan. Hal itu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sasar Keramaian, Polsek KKP Batam Patroli Malam di Pelabuhan, Kapolsek: Masih Ada Warga Nongkrong

ATB Perkuat Jalur Pipa Baru, Suplai Air di Melcem Batam Kini Mengalir Lancar

Suwarso juga mengimbau agar masyarakat atau pengguna Bandara Hang Nadim Batam agar mematuhi peraturan yang ada.

"Petunjuk dari petugas di lapangan diikuti, demi mencegah penyebaran Covid-19," ujarnya.

Operasi Bilik Penyemprotan Disinfektan Dihentikan

Sementara itu, belum lagi tiga hari, bilik penyemprotan disinfektan di Bandara Hang Nadim Batam kabarnya dihentikan untuk sementara waktu. Pemberhentian ini diketahui akan dilakukan mulai Selasa (31/3/2020).

Kabar ini pun dibenarkan oleh Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso.

"Iya," ujarnya singkat saat dihubungi Tribun Batam, Senin (30/3/2020) malam.

Suwarso pun belum mengungkapkan alasan pemberhentian bilik yang digunakan untuk menyemprot calon penumpang serta petugas di bandara ini.

Diduga, penyemprotan disinfektan ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mulut, dan mata.

Tak hanya itu, diketahui penyemprotan ini dapat menyebabkan efek jangka panjang berupa kanker pada kulit.

(TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN/ICHWAN NUR FADILLAH)

Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved