Tim Medis Indonesia Kekurangan 3 Juta APD, Jokowi Minta Perbanyak APD Produk Dalam Negeri

Bahkan masih sangat jauh dari harapan. Padahal Wabah Corona Ini bisa berlanjut Hingga Bulai Mei Mendatang.

tangkapan layar YouTube KompasTV
Jokowi Siapkan Skenario Terburuk untuk Atasi Corona di Indonesia 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Indonesia sejauh ini masihb kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).

Bahkan masih sangat jauh dari harapan. Padahal Wabah Corona Ini bisa berlanjut Hingga Bulai Mei Mendatang.

Maka Dari itu, Presiden Jokowi menghimbau untuk memproduksi APD Dalam Negri.

Pelajar Tewas Ditikam Tetangga Sendiri Saat Hendak Pergi Kondangan, Sempat Cekcok Sebelum Berkelahi

Pasien Positif Covid-19 Nomor 03 di Batam Alami Penurunan Kesehatan Sebelum Meninggal

KKB Serang PT Freeport Indonesia, 7 Orang Tertembak dan 1 Meninggal Dunia

Tenaga medis yang menangani pasien positif corona di Indonesia amat membutuhkan Alat Perlindungan Diri (APD).

Alat yang dikenal dengan nama Hazmat Suit merupakan satu di antara pelindung yang membuat tenaga medis bisa terhindar dari paparan virus corona.

Namun, hingga kini APD yang disediakan oleh pemerintah masih amat terbatas.

Hal itu pula yang disinggung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menggelar Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 pada Senin (30/3/2020).

Oleh karena itu, Jokowi menginginkan agar segera memperbanyak APD terlebih produk dalam negeri.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat dengan sejumlah menteri lewat konferensi video, Senin (16/3/2020).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat dengan sejumlah menteri lewat konferensi video, Senin (16/3/2020). (INSTAGRAM/pramonoanungw)

"Saya meminta dilakukan percepatan pengadaan untuk alat pelindung diri (APD) dan juga minta agar digunakan produk dalam negeri."

“Karena data yang saya terima ada 28 perusahaan produsen APD di negara kita,” tutur Presiden Jokowi melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, melansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet.

Dalam ratas tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan perlindungan tenaga kesehatan, penyediaan obat, serta alat-alat kesehatan betul-betul harus menjadi prioritas yang utama.

Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved