Kritikus Barat Sebut Ada Motif Terkait Rencana China Beri Bantuan 83 Negara

Tetapi tanggapan China telah menarik perhatian di Barat, dengan para kritikus menuduh Beijing berusaha mengalihkan perhatian dari penutupan awal wabah

Biro pers setpres
Presiden Jokowi dan Presiden China Xi Jinping bersalaman 

TRIBUNBATAM.id, CHINA - Pemerianta Chian sejauh ini sudah berhasil menangani masalah Wabah Virus Corona.

Kali ini, mereka berencana kan memberikan sejuamlah bantuan terghadap sejumlah negara.

Namun aksi tersebut malah banyak di Kritisi sejumlah pihak.

Jika Darurat Sipil Dijalanka, Presiden Jokowi Minta Apotek dan Toko Sembako Tetap Buka

Bocah 2,5 Tahun Tewas Terpeleset Saat Masuk ke Dalam Aliran Sungai yang Deras

Pertama di Indonesia, Desa Gunungwuled Lockdown 14 Hari, Setiap Keluarga Diberi Rp 50 Ribu per Hari

Menurut kritikus hal itu bukan murni bantuan, ada sejumlah motif didalamnya.

China negara tempat asal pertama kali muncul virus Corona, dikabarkan kini sudah berangsur-angsur pulih, dari pandemi corona. 

Virus corona kini malah  mulai pndah dan menyerang negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Italia, bahkan hampir 2/3 negara di dunia. 

Dintengah kepanikan dunia dan para petugas kesehatan di seluruh dunia yang berjuang mencari tempat tidur kosong di rumah sakit dan pasokan medis yang cukup untuk mengatasi krisis virus corona.

Negara China datang bak pahlawan siap memberi bantuan.

Tetapi upaya Beijing yang oleh media pemerintah disebut sebagai "solusi China untuk memerangi pandemi" telah mendapat tanggapan beragam.

Dan para analis mengatakan diplomasi masker yang diperagakan oleh China tidak akan banyak membantu meyakinkan para kritikus di Barat.

Seperti diberitakan South China Morning Post, ketika Italia muncul sebagai pusat pandemi corona baru, China mengirim tim ahli medis pertama dan berton-ton pasokan yang sangat dibutuhkan ke negara itu.

Tak lama, negara-negara lain juga menawarkan bantuan kepada mereka yang terkena dampak krisis.

Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved