BINTAN TERKINI

39 TKA Asal China Masuk Tanpa Izin dan Resahkan Warga, Begini Jawaban Disnaker Bintan

Kadisnaker Bintan angkat bicara soal lolosnya 39 TKA asal China yang masuk Bintan untuk bekerja tanpa izin resmi.

TribunBatam.id/Istimewa
Ketua Administrator KEK Galang Batang, Hasfarizal Handra, memberikan keterangan resmi di Kantor PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) Galang Batang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri terkait rencana pengembalian 39 TKA asal Tiongkok dari PT BAI, Rabu (1/4/2020). 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Kabar lolosnya 39 Tenaga Kerja Asng (TKA) asal China yang merupakan pekerja PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) menjadi pembicaraan saat ini.

Banyak yang mempertanyakan kenapa para TKA tersebut bisa lolos dan masuk Indonesia melalui Bintan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan, Kepri, Indra menegaskan, pihaknya tidak memiliki kewenangan pengawasan terkait lolosnya 39 Tenaga Kerja Asing (TKA) tersebut.

Menurutnya, kewenangan terkait pengawasan ketenagakerjaan sudah diambil alih oleh provinsi.

Ia mengungkapkan, Disnaker Bintan harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pengawas ketenagakerjaan Provinsi Kepri bila ingin melakukan pengawasan terhadap sejumlah TKA.

"Aturan ini sesuai dengan undang-undang nomor 03 tahun 2014 kewenangan pengawasan ketenagakerjaan diambil alih oleh provinsi Kepri," terangnya, Rabu (1/4/2020).

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 39 TKA Tiongkok didatangkan pihak PT BAI yang berada di KEK Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan tanpa izin untuk bekerja.

Hal itu terungkap setelah kedatangan para TKA asing ini viral, dan adanya penolakan Warga Tanjunguban Kabupaten Bintan di saat puluhan TKA China ini tiba di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Bintan Utara, Selasa (31/3) kemarin.

Penolakan itu juga dilakukan warga Tanjunguban, Bintan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di Pulau Bintan.

Terkait kasus ini Pemerintah Kabupaten Bintan juga langsung mengambil sikap.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved