Fakta Baru Kasus Pemerkosaan Siswi SMK Oleh Kakak Kelas, Sederet Ancaman Memenuhi di HP Korban

Awalnya keluarga curiga lalu memeriksa HP korban, ditemukan banyak pesan ancaman dari para pelaku

ilustrasi/Shutterstock
Ilustrasi -- Siswi SMK diduga menjadi korban kekerasan oleh kakak kelasnya di Deliserdang 

TRIBUNBATAM.id - Kasus dugaan pemerkosaan terhadap siswi SMK di Deli Serdang memasuki babak baru.

Sebelumnya, Ada delapan ditetapkan polisi sebagai tersangka. Belakangan berdasarkan pengembangan, satu pelaku dinyatakan tidak terkait.

Berdasarkan penyelidikan, perbuatan para tersangka diduga lebih dari satu kali.

Terduga pelaku diamankan Polres Deliserdang (kiri).
Terduga pelaku diamankan Polres Deliserdang (kiri). (ISTIMEWA)

Adapun otak pelaku, yakni JA kini menjadi buruan aparat kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Muhammad Firdaus menjelaskan, awalnya ada 8 orang yang diamankan sejak Selasa (31/3/2020) malam.

Namun, setelah diambil keterangannya, satu orang atas nama RA tidak punya keterkaitan dengan kasus ini.

RA hanya teman satu kelas para pelaku.

D bersama orangtuanya ketika keluar dari gedung Satreskrim Polresta Deliserdang, Selasa (31/3/2020).
D bersama orangtuanya ketika keluar dari gedung Satreskrim Polresta Deliserdang, Selasa (31/3/2020). (TRIBUN MEDAN/INDRA)

"RA statusnya hanya saksi saja. Yang lainnya sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Dari delapan orang yang diamankan itu, tidak ada security. Enggak ada kaitannya sama security kasus ini," ujar Muhammad Firdaus, Rabu (1/4/2020) malam.

Ia menambahkan saat ini mereka sedang melakukan pengejaran terhadap JA.

Polisi menyebut JA adalah otak pelaku dalam kejadian pemerkosaan ini.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved