Polisi Tangkap Ketua RT Karena Provokasi Warga Usir Pasien Corona dan Bakar Wisma Atlet

Bersama puluhan warga, Ketua RT di Mimika yang berinisial JW ini mendatangi wisma atlet di Kompleks Olahraga Mimika pada Selasa (31/2/2020). Mereka m

AFP/STR/CHINA OUT
Petugas medis membawa seorang pasien yang diduga terinfeksi virus misterius mirip SARS, ke rumah sakit Jinyintan, di Kota Wuhan, China, Sabtu (18/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat 

TRIBUNBATAM.id, PAPUA - Polisi menangkap seorang ketua RT karena memprofoksi warga untuk melakukan pembakaran Wisma Atlet.

Ia menolak Pasien Covid-19 dan mengancam akan melakukan pembakaran.

Ketua RT di Mimika, Papua diringkus aparat.

Dituduh Sebarkan Covid-19, Dokter Muda di Italia Tewas Dibunuh Pacar, Jenazah Korban Positif Corona

Edaran Kemenkumham, 26 Anak Binaan LPKA Kelas II Batam Dapat Asimilasi, 21 Orang Dinyatakan Bebas

Polisi Tetapkan 33 Tersangka Dalam Kasus Penimbunan Masker, Tapi Hanya 2 Orang yang Ditahan

Ini karena aksinya menolak pasien virus corona dan mengancam akan membakar Wisma Atlet dengan cara memprovokasi warga. 

Bersama puluhan warga, Ketua RT di Mimika yang berinisial JW ini mendatangi wisma atlet di Kompleks Olahraga Mimika pada Selasa (31/2/2020).

JW yang juga menjabat sebagai ketua RT setempat memprovokasi para warga.

Bahkan ia mengancam akan membakar wisma atlet jika ODP dan PDP tidak angkat kaki dari bangunan penunjang PON XX Papua.

 

Petugas medis membawa pasien ke dalam ruang isolasi Gedung Pinere RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan menerima total 31 pasien dengan status dalam pemantauan dan pengawasan berkaitan dengan virus Covid-19 atau virus Corona dan saat ini masih diobservasi secara intensif.
Petugas medis membawa pasien ke dalam ruang isolasi Gedung Pinere RSUP Persahabatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020). Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan menerima total 31 pasien dengan status dalam pemantauan dan pengawasan berkaitan dengan virus Covid-19 atau virus Corona dan saat ini masih diobservasi secara intensif. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

 Saat itu Dinkes Mimika dan Asisten III Setda Mimika Nicky E Kuahaty serta pihak kepolisian memberikan penjelasan kepada warga.

Namun JW tak puas.

Ia kembali membawa puluhan warga untuk demo pada Rabu (1/4/2020).

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved