VIRUS CORONA DI BATAM

Bagaimana Sistem Kerja Rapid Test dan Siapa yang Bisa Memakainya? Simak Penjelasan Kadinkes Kepri

Bagaimana sebenarnya sistem kerja rapid test ini? Berikut penjelasan dari Kadinkes Kepri, dr Tjetjep Yudiana.

TRIBUNBATAM.ID/LAMUDIN HAMAPU
Alat rapid test covid-19 yang disiapkan Kementerian Kesehatan untuk Dinas Kesehatan Kepri sudah tiba di Batam, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Saat ini, rapid test diandalkan sebagai deteksi awal infeksi covid-19 karena hasilnya cepat meskipun masih harus dilanjutkan dengan tes PCR untuk memastikan hasilnya.

Lantas, bagaimana sebenarnya sistem kerja rapid test ini? Berikut penjelasan dari Kadinkes Kepri, dr Tjetjep Yudiana. 

Efektifitas rapid test akan optimal hasilnya setelah sekitar 8 hari sejak paparan, sehingga apabila test dilakukan sebelum 8 hari biasanya non reaktif (negatif).

Mengapa? karena antibody belum menunjukan perlawanan terhadap virus.

Rapid test berfungsi dengan baik di saat antibodi bereaksi terhadap serangan virus.

Kapan itu? ketika keganasan virus sedang optimal yaitu rata-rata setelah hari ke 8 sejak terjadinya paparan.

Petugas kesehatan akan menanyakan secara mendalam kepada calon ODP kapan paparan diperkirakan terjadi.

Ini penting agar alat yang sangat terbatas tidak terbuang percuma.

Pada kasus yang diyakini jelas paparannya.

Misalnya seorang istri di rapid test yang suaminya dinyatakan positif covid19, namun hasil rapid testnya non reaktif.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved