PENIKAMAN DI TIBAN CENTER

BREAKING NEWS - Polisi Temukan Pisau yang Digunakan Pelaku Penikaman di Tiban Center Batam

Polisi menemukan posisi pisau yang digunakan pelaku penikaman di Tiban Center Batam, Jumat (3/4/2020). Satu orang meninggal, satu kritis.

TRIBUNBATAM.ID/EKO SETIAWAN
Kapolsek Sekupang AKP Yudi menjelaskan kronologi penikaman di foodcourt Tiban, Batam, Kepri 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Unit Reskrim Polsek Sekupang kembali menelusuri lokasi pembunuhan di kawasan Tiban Centre, Kecamatan Sekupang, Batam, Kepri.

Dalam hal ini, polisi mencari posisi pisau yang digunakan oleh tersangka Deddy Larepos kemudian dibuang.

Kapolsek Sekupang AKP Yudi saat ditemui Tribunbatam.id mengatakan, baru saja menemukan pisau yang digunakan pelaku untuk membunuh korbannya.

6 FAKTA Kasus Penikaman di Tiban Center, Pelaku Baru 2 Hari di Batam hingga Dipicu Masalah Ini

Kapolsek Sekupang Bantah Pelaku Penikaman di Tiban Center Batam Kebal Senjata, Ini Faktanya

"Korban bernama Abdul Haris Nasution pemilik warung tewas semalam. Kemudian kita barusan menelusuri lagi kemana korban melarikan diri dan bersembunyi. Pisau ditemukan di semak-semak," ujarnya, Jumat (3/4/2020) sore. 

Menurut Yudi, pelaku hanya satu orang, sementara salah satu yang diamankan semalam hanya saksi saja.

Saksi itu adalah orang yang melihat pelaku menikam korban Haris dan Irfan yang saat ini masih dirawat di RSBP Batam.

Kapolsek Sekupang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yudi, Jumat (3/4/2020) menerangkan kejadian tersebut dipicu akibat adanya rasa sakit hati.

Pedagang kopi, Abdul Haris (43) meregang nyawa saat berupaya melerai percekcokan antara temannya Muhammad Irfan (44) dengan orang tidak dikenal bernama Deddy Larepos (33).

Suasana warung kopi milik, Aris korban pembacokan di Tiban, Sekupang, Kota Batam, Kamis (2/4/2020) malam.
Suasana warung kopi milik, Aris korban pembacokan di Tiban, Sekupang, Kota Batam, Kamis (2/4/2020) malam. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumban Tobing)

Berdasarkan pengakuan dari saksi saksi, kata Yudi, saat mereka sedang duduk-duduk menikmati makanan dan minuman tiba-tiba terjadi keributan sehingga pelapor bersama dengan para saksi serta korban mencoba melerai keributan. 

Setelah selesai terlapor meninggalkan lokasi kejadian, dan 20 menit berlalu tiba-tiba terlapor datang dengan membawa sebilah pisau langsung menikam perut korban Muhammad Irfan  sebanyak 3 tusukan.

Halaman
1234
Penulis: Eko Setiawan
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved