Viral Video Wanita Mendadak Kejang-kejang di Ruang Tunggu Pengadilan, Ini Penjelasan PN Jaktim

Seorang wanita mendadak kejang-kejang di ruang salah satu pengadilan di PN Jakarta Timur,

Instagram @transdelapan
Ilustrasi - Viral video penumpang commuter line kejang-kejang dalam Kereta Rel Listrik (KRL)pada Rabu (18/3/2020) lalu. Pada Kamis (2/4/2020) juga tersebar video di media sosial yang memperlihatkan seorang wanita mengalami kejang-kejang saat sedang duduk di ruang tunggu PTSP Pengadilan Negeri Jakarta Timur 

Penumpang tersebut ditolong saat mengalami sakit di KRL Kereta Api (KA) 1576 tujuan Bogor pada Selasa (17/3/2020) sekira pukul 21.00 WIB.

Setelah ditolong, penumpang tersebut katanya dibawa petugas ke pos kesehatan Stasiun Pondok Cina untuk mendapatkan pengobatan.

 Di Tengah Ancaman Wabah Corona, Anggota DPR Ini Bagi-bagi Sembako Tapi Dituding Pilih Kasih

Penyakit yang diderita penumpang ditegaskannya bukan disebabkan virus corona.

Penyebab penumpang kejang-kejang dikarenakan sakit lambung yang lama diidap penumpang.

"Setelah mendapat perawatan di pos kesehatan, pengguna mengaku memiliki riwayat sakit lambung, dan malam itu yang bersangkutan telat makan," ungkap Anne Purba.

"Setelah diberi air hangat dan obat, pengguna tersebut pulih, kemudian keluar dari stasiun untuk melanjutkan perjalanan pulang," tambahnya.

Lebih lanjut dipaparkannya, Pos kesehatan di Stasiun Pondok Cina merupakan satu dari 30 pos kesehatan yang tersedia di stasiun-stasiun KRL.

Pos kesehatan tersebut katanya melayani penumpang yang mengalami masalah kesehatan.

 Setelah Diisolasi di RS Hermina, Bupati Cellica Nurrachadiana Dipindah ke RSUD Karawang

"Petugas di poskes (pos jkesehatan) berlatar belakang perawat dan bidan. Pengguna KRL yang telah memiliki tiket dapat menggunakan fasilitas layanan ini," jelas Anne Purba.

Dalam situasi darurat bencana non-alam wabah virus corona seperti lanjutnya, PT KCI meminta semua pihak tidak sembarangan menyebarkan isu.

Rekaman dan dokumentasi, baik dalam bentuk foto atau video yang disebarkan lewat media sosial maupun aplikasi pesan katanya dapat memancing asumsi masyarakat.

Selain itu, rekaman yang tidak disertai penjelasan yang benar dan lengkap kemudian disebarluaskan secara sengaja maupun tidak katanya dapat dijerat Undang Undang no. 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Sebab, mereka yang menyebarkan foto atau video tersebut dapat diduga menyebarkan berita bohong, fitnah maupun miss informasi dan disinformasi yang mengganggu kepentingan publik.

"Dibandingkan membuat dokumentasi, KCI mengajak masyarakat terutama para pengguna KRL untuk mengutamakan membantu sesama pengguna dan segera memberi tahu kepada petugas," jelasnya.  (abs/*)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul VIRAL Terkonfirmasi, Video Wanita Kejang-kejang di Ruang Tunggu PTSP Pengadilan Negeri Jakarta Timur

Editor: Aminudin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved