Selasa, 9 Juni 2026

KPOP CORNER

Dampak Covid-19, Agensi Kecil K-Pop Terancam Bangkrut Akibat Batalkan Rencana Promosi

Dampak dari virus Corona membuat sejumlah agenda Idol Kpop terhambat. Bahkan agensi kecil Kpop bisa terancam bangkrut karena promosi yang dibatalkan.

Tayang:
dailyblocks
Boygrup Kpop, DKB. 

TRIBUNBATAM.id, KOREA SELATAN - Wabah virus Corona atau Covid-19 tak hanya mempengaruhi sektor pariwisata atau ekonomi, melainkan dunia hiburan juga.

Termasuk dunia hiburan Korea Selatan, terutama para agensi Kpop.

Dampak dari virus Corona membuat sejumlah agenda Idol Kpop terhambat.

Sebagian besar konser dan acara pertemuan, baik di dalam maupun luar negeri, telah dibatalkan atau ditunda, sementara acara TV mingguan diadakan tanpa penonton.

Krisis Covid-19 yang berkepanjangan mungkin memakan banyak korban di seluruh industri K-pop.

Akan tetapi label musik kecil dan menengah adalah pihak yang merasakan kesulitan lebih banyak, karena model bisnis mereka sangat bergantung pada tiket, album fisik dan pendanaan asing.

BTS Beri Dukungan Untuk Masyarakat Korea Selatan Melawan Virus Corona
BTS Beri Dukungan Untuk Masyarakat Korea Selatan Melawan Virus Corona (BANGTANTV)

Daftar Anggota Boygrup Kpop Terpopuler Maret 2020, Member BTS Sapu Bersih Ranking Teratas

“Semuanya berhenti. Perusahaan kecil tidak mendapatkan pendapatan dan yang bisa mereka lakukan adalah mengurangi biaya sebanyak yang mereka bisa,” kata Kim Gyo Sik, kepala agensi hubungan masyarakat K-pop HNSHQ.

“Jika pandemi berlangsung untuk jangka panjang, banyak dari mereka akan bangkrut seperti kartu domino. Ini masalah waktu. Bahkan label yang lebih besar tidak akan dapat dipulihkan," tambahnya.

Big Hit, SM, JYP dan YG dianggap sebagai empat agensi besar yang mendominasi pasar K-pop, sementara runner-up termasuk Pledis, Starship, FNC dan Cube.

Di tengah popularitas K-pop yang melonjak di seluruh dunia baru-baru ini, telah ada lonjakan label yang lebih kecil, sebagian besar untuk band-band yang baru dibentuk.

Begini Ketika Boyband Korea Selatan Menyanyikan Lagu Mereka dengan Bahasa Indonesia
Begini Ketika Boyband Korea Selatan Menyanyikan Lagu Mereka dengan Bahasa Indonesia (vlive.tv)

Dibandingkan dengan industri lain, grup baru diberi lebih banyak peluang dalam industri K-pop yang bergerak cepat, karena banyak penggemar ingin tumbuh bersama sejak awal dengan favorit baru mereka.

Tetapi juga benar bahwa kelompok pemula lebih rentan dalam masa-masa sulit.

Pada tahap awal, sangat penting bagi mereka untuk membangun fandom yang stabil melalui berbagai acara offline yang memungkinkan interaksi yang erat dengan penggemar.

Banyak grup rookie juga menjadi global segera setelah debut mereka sehingga mereka dapat membangun fandom internasional segera.

Namun, karena wabah virus Corona saat ini, karier mereka yang baru mulai hampir tertunda.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved