VIRUS CORONA

Ridwan Kamil Bicara Soal Covid-19 di Tubuh Jenazah: Corona Mati setelah 7 Jam Pasien Meninggal

Ridwan Kamil pun meminta kepada masyarakat untuk menggunakan ilmu pengetahuan sebagai dasar menyikapi corona.

KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
RIDWAN KAMIL 

TRIBUNBATAM.id, JAWA BARAT- Kasus penolakan pemakaman jenazah pasien positif Covid-19 marak terjadi belakangan ini. 

Sejumlah tokoh publik pun angkat bicara mengenai hal tersebut.

Satu di antaranya seperti, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menanggapi banyaknya kasus penolakan jenazah pasien positif Covid-19.

Menurutnya banyak pihak yang memprovokasi masyarakat untuk menolak pemakaman jenazah corona karena takut tertular.

Padahal, fakta tidak mengatakan demikian.

MUI Jelaskan Alasan Kenapa Mudik di Tengah Pandemi Virus Corona Hukumnya Haram

Bukan Aston Batam, Aston Tanjungpinang PHK 18 Karyawan Akibat Corona

Hal itu bertujuan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi kabar tak benar.

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil sambil menyertakan screen shoot artikel berita soal penolakan jenazah di beberapa daerah.

Ia juga menyertakan artikel berjudul 'Virus Corona di Tubuh Akan Mati Setelah 7 Jam Pasien Meninggal'.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Bermain Tik Tok di acara Mata Najwa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Bermain Tik Tok di acara Mata Najwa (YouTube KompasTV)

Untuk itu, Ridwan Kamil berharap tak ada lagi penolakan terhadap proses pemakaman jenazah pasien Covid-19.

1. Jangan Takut Berlebihan

Halaman
1234
Editor: Anne Maria
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved