Tak Senang Sosialisasikan Bahaya Virus Corona, Ponakan dan Paman di Sumbar Aniaya Kepala Kampung

Bakhtiar dibawa ke rumah sakit setelah dianiaya ketika sosialisasi bahaya Virus Corona.

kolase tribun bali
Ilustrasi pengeroyokan - Kepala kampung dianiaya saat sosialisasikan bahaya virus corona 

TRIBUNBATAM.id - Luka lebam berwarna kehitam-hitaman tampak terlihat jelas di wajah Bakhtiar (58).

Bakhtiar mengalami penganiayaan saat hendak mensosialisasikan pencegahan virus corona kepada warganya di Kampung Koto Rawang, Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Sebagai kepala kampung Bakhtiar menghimbau agar warga jangan dulu berkumpul.

LIKE AND FOLLOW AKUN INSTAGRAM___@TRIBUN BATAM:

Bakhtiar terpaksa dibawa ke rumah sakit lantaran dianiaya warga ketika sosialisasi Virus Corona.

Akibat penganiayaan yang dilakukan oleh EM (55) itu, wajah korban mengalami lebam-lebam.

Kapolsek Lengayang Iptu Beni Hari M mengatakan, kejadian berawal saat Bakhtiar melakukan sosialisasi pencegahan Virus Corona atau Covid-19 ke sebuah warung di kampung itu.

Saat itu, sambungnya, ia melihat sejumlah remaja sedang berkumpul dan bermain domino serta merokok.

Kemudian Bakhtiar menegur dan menyarankan remaja-remaja tersebut berhenti dan pulang ke rumah masing-masing.

"Setelah itu Bakhtiar kembali melanjutkan sosialisasinya. Namun tidak beberapa lama, datang EM yang merasa tidak senang kemenakannya dibubarkan saat bermain di warung," kata Beni yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (4/4/2020).

EM kemudian melakukan penganiayaan yang menyebabkan Bakhtiar mengalami luka lebam di wajah.

Halaman
12
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved