Siasat Licik Pemuda Ajak Pacar Berhubungan Badan, 4 Kali Lakukan Perzinaan

Tuntutan itu setelah Jaksa Penuntut Umum ( JPU) membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan Mikhael Praharso (18) kepada pacarnya.

kolase tribun manado/whatsapp
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, SURABAYA - Pria ini mengajak kekasihnya berhubungan badan dengan cara licik.

Kasusu ini sudah masuk ke meja hijau. Pelaku dituntut 6 tahun penjara.

Mikhael Praharso, seorang pemuda Surabaya asal Kecamatan Juwingan dituntut 6 yahun kurungan penjara dan denda Rp 10 juta.

Warga Masih Ogah Pakai Masker, Karimun Revisi Aturan Jam Malam, Pedagang tak Dilarang Berjualan

APD Terbatas, Tenaga Medis di Puskesmas Sambau Terpaksa Gunakan Jas Hujan Tangani Suspect Covid-19

Glenn Fredly Meninggal Dunia, Aura Kasih Pasang Warna Hitam di Instagram

Tuntutan itu setelah Jaksa Penuntut Umum ( JPU) membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan Mikhael Praharso (18) kepada pacarnya.

Pacarnya tersebut diajak berhubungan badan, bukan sekali, tapi empat kali.

Sang pacar tergiur dengan janji Mikhael Praharso yang akan menikahinya. Nyatanya, Mikhael Praharso hanya PHP (pemberi harapan palsu) belaka.

Ilustrasi
Ilustrasi (Kolase Youtube)

Namun, sang pengacara Mikhael Praharso membantah adanya siasat licik bujuk rayu dilakukan kliennya kepada pacarnya tersebut. 

Pengacara terdakwa Mikheil Praharso, Bawana membantah adanya perbuatan bujuk rayu.

"Nggak ada mereka lakukan sebenarnya atas dasar suka sama suka," terangnya saat dikonfirmasi setelah jalani persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu, (8/4/2020).

Oleh sebab itu, pihaknya berencana akan ajukan nota pembelaan secara tertulis pada sidang pekan depan.

Siasat licik pemuda Surabaya

suasana sidang atas terdakwa Mikhael atas kasus dugaan perzinahan di PN Surabaya.
suasana sidang atas terdakwa Mikhael atas kasus dugaan perzinahan di PN Surabaya. (SURYA.co.id/Samsul Arifin)
Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved