TNI Gadungan Tipu Wanita Rp 60 Juta, Awalnya Janji Mau Menikah dan Hidup Bersama

Kemudian tersangka mengatakan kepada korban bahwa dirinya dinas di Jakarta," kata AKP Sandi, Rabu (8/4/2020).

ISTIMEWA
Anggota Polsek Kedungwuni saat memeriksa Ari Wibowo (25) TNI Gadungan warga Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang yang menipu seorang perempuan SM (39) warga Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. 

TRIBUNBATAM.id, KAJEN -Tentara gadungan ditangkap polisi setelah memeras seroang wanita.

Awalnya, pria ini berjanji akan menikahi si perempuan yang jauh lebih tua darinya ini.

Petugas Polsek Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, berhasil meringkus Ari Wibowo (25) warga Desa Cibelok, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang yang menipu seorang perempuan SM (39) warga Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Usai Berhubungan Intim, Seorang Pria Bius Teman Wanita dan Bawa Kabur Uang Korban

Apa Itu Intoleransi Fruktosa, Bisa Bikin Sensitif Terhadap Makanan

Warga Masih Ogah Pakai Masker, Karimun Revisi Aturan Jam Malam, Pedagang tak Dilarang Berjualan

Dalam aksinya, pria ini mengaku sebagai anggota TNI berpangkat Kapten untuk menipu korbannya.

Kapolsek Kedungwuni AKP Prisandi Tiar saat dihubungi Tribunjateng.com menjelaskan, kejadian yang menimpa SM (39) berawal pada awal bulan Januari 2020 tersangka berkenalan dengan korban melalui aplikasi pertemanan OLAA.

Diaplikasi tersebut tersangka, memasang foto profilnya menggunakan seragam TNI dan mengaku anggota TNI berpangkat Kapten.

"Setelah itu komunikasi antara korban dan tersangka berlanjut Via Whatsapp.

Kemudian tersangka mengatakan kepada korban bahwa dirinya dinas di Jakarta," kata AKP Sandi, Rabu (8/4/2020).

Setelah intensif berkomunikasi melalui WhatsApp, tersangka meminta uang kepada korban dengan alasan untuk pindah tugas dari Jakarta ke Kodim Pemalang.

AKP Sandi mengatakan untuk menyakinkan korban, tersangka berjanji untuk menikah korban setelah pindah tugas di Pemalang.

"Dari hasil keterangan, korban belum menikah dan korban mentransfer uang ke tersangka kurang lebih Rp 60 juta. Uang itu, dikirim secara bertahap dari awal bulan Januari 2020 hingga Maret 2020.

Halaman
12
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved