BATAM TERKINI

KRONOLOGI Penyeroyokan Sudung di Kampung Aceh hingga Tewas Bersimbah Darah, Dipicu Gadai Handphone

Polisi telah mengantongi identitas pelaku pengeroyokan di Kampung Aceh yang mengakibatkan Sudung Nadeak (37) tewas bersimbah darah, Minggu (12/4/2020)

TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polisi telah mengantongi identitas pelaku pengeroyokan di Kampung Aceh yang mengakibatkan Sudung Nadeak (37) tewas bersimbah darah, Minggu (12/4/2020) dini hari.

Kapolresta Barelang AKBP Purwadi Wahyu Anggoro mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan pengejaran terhadap beberapa pelaku yang terlibat dalam aksi pengeroyokan itu.

"Identitas pelaku sudah diketahui, sekarang sedang dilakukan pengejaran," ungkap Purwadi pada Senin (13/4/2020) siang.

Dari hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP, diindikasikan ada empat terduga pelaku pengeroyokan.

Satu di antaranya sudah diamankan berinisial D.

Sementara tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi (DPO).

Warga Batam yang Minat Daftar Pra Kerja, Disnaker Siapkan Komputer dan Petugas Untuk Membantu

Dua Hari Dirawat di Rumah Sakit, Begini Kondisi Terkini Wali Kota Tanjungpinang

Sebelumnya kurang dari 1x24 jam, pihak kepolisian telah berhasil mengamankan salah satu pelaku (D) di di salah satu hotel di bilangan Pelita, Lubuk Baja, Batam.

Diberitakan sebelumnya, pertikaian berdarah terjadi di Kampung Aceh. Akibatnya korban Sudung Nadeak (37) tewas bersimbah darah usai mendapat serangan brutal dari pelaku D dan kawan-kawan.

Insiden ini bermula dari persoalan gadai Handphone.

Pelaku menggadaikan Handphonenya dengan kondisi rusak terhadap korban.

Tak terima, lalu korban meminta uangnya dikembalikan sehingga terjadi percekcokan antara korban dan pelaku saat itu.

Setelah itu, korban diserang secara berutal oleh pelaku dan kawan-kawan menggunakan sajam.

Korban mengalami luka berat di bagian tangan dan pundak hingga berujung kematian.

Sudung Nadeak telah dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Nongsa, Batam.

Sekitar lima jam setelah mengembuskan nafas terakhir di RS Camatha Sahidiya. (Tribunbatam.id/Leo Halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved