Breaking News:

VIRUS CORONA DI KEPRI

Anggaran Penanganan Corona Masih Dihitung, Sekdaprov Pastikan Fungsi Pemerintahan Berjalan Normal

Pemprov Kepri bakal memangkas anggaran perjalanan dinas, bimtek serta kegiatan yang mengumpulkan orang banyak untuk penanganan Covid-19.

TribunBatam.id/Istimewa
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah memimpin rapat melalui video conferece bersama sejumlah OPD dengan DPRD Provinsi Kepri di ruang rapat Sekda lantai III Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (15/4/2020). Ia memastikan fungsi pemerintahan tetap berjalan normal, meski wabah virus Corona. 

Oleh karena itu tim Gugus tugas Penangan Covid saat ini telah membuat beberapa panduan yang nantinya panduan ini dapat menjadi standar baku bagi seluruh Pemerintah daerah di kepulauan Riau dalam menangani virus ini.

Kisah Haru Pasien Corona, Rayakan 50 Tahun Pernikahan di Ruang Perawatan

VIDEO - Warga Beri Dukungan Semangat Pasien Corona saat Dijemput Tenaga Medis

Di antara SOP yang akan diterbitkan diantaranya adalah standar pencegahan covid-19 di bidang kesehatan, standar pencegahan covid di areal publik dan transportasi umum, standar protokol perdagangan pasar rakyat, standar pencegahan covid-19 ditempat kerja, standar pencegahan covid-19 di area institusi pendiikan.

Selain itu, protokol pencegahan pada acara resmi, standar protokol pengamana Pimpinan, Standar protokol peliputan dan publikasi, panduan penangan jenazah Covid-19.

Kemudian panduan keberlangsungan usaha, panduan pencegahan covid untuk penangan cargo, protokol pemulangan pekerja migran serta panduan ibadah ramadahan dan idul fitri ditengah pandemikwabah covid.

“Kami berharap SOP ini akan segera terbit sehingga bisa jadi panduan bagi Kabupaten/Kota, sehingga tidak perlu bingung lagi apa yang harus dilakukan dalam menghadapi berbagi situasi yang timbul akibat virus ini karena semuanya sudah ada panduannya,” ujar Arif.

Arif juga mengungkapkn rencana PSBB seperti yang disampaikan Kota Batam. Kepada Komisi I DPRD Provinsi Kepri, ia menjelaskan bahwa hal tersebut tidak bisa langsung diterapkan begitu saja karena butuh kajian mendalam akan dampak yang ditimbulkan dari penerapan kebijakan tersebut.

“PSBB ini tidak mudah. Akan banyak yang terdampak dari penerepan ini. Belum lagi dari sisi ketenagakerjaan, ekonomi, social dan sebagainya. Pemerintah pada prinsipnya tetap berharap kesehatan masyarakat tetap terjaga disamping itu ekonomi juga tidak terganggu dan tetap berjalan walaupun dalam gerak yang lambat,” sebutnya.

Sementara itu Taba Iskandar dalam penyampainanya dalam video conference mendukung langkah-langkah Pemerintah dalam pencegahan Covid-19 namun tetap mengingtakan bahwa fungsi pemerintahan harus tetap berjalan dan DPRD harus tetap diberikan laporan tentang penggunaan anggaran untuk penanganan covid-19.

“Pemerintah pusat bahwa memang memberikan kewenangan khususnya penggunaan anggaran kepada Pemerintah daerah untuk mengambil langkah-langkah yang tepat efektif dan terukur dalam melaksanakan tugas Penanganan dan pengobatan dan penanganan covid-19. Namun hal tersebut tidak untuk mematikan atau tidak untuk menghindari hubungan kerja antara eksekutif dan legislatif artinya kalau pengambilan keputusan sudah dilakukan secara cepat dan terukur oleh Pemprov tentu DPRD harus mendapatkan informasi baik itu mungkin penjelasan langsung ataupun berbentuk surat terakait penggunaan anggaran,” jelas Taba.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Taba Iskandar dan juga diikuti dengan anggota Komisi I yang lain melalui video conference diantaranya Bobby Jayanto, Khazalik, kamaruddin Ali, Zainuddin Ahmad serta M. Syahid Ridho.

Turut hadir mendampingi Sekerataris Daerah Provinsi Kepri, Asisten Adminsitrasi Umum Hasbi, Kepala BKPSDM Firdaus, Kepala Dinas Kominfo Zulhendri, Kepala Biro Ortal dan Korpri Ani Lindawati, Plt Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung, Zulkifli serta Kepala Satpol PP, Subandi.(*/TribunBatam.id/Thom Limahekin)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved