Breaking News:

VIRUS CORONA DI BATAM

Dua Perusahaan Bantu Distribusi Hand Sanitizer untuk 12 Kecamatan di Batam Cegah Virus Corona

Ditargetkan pembagian hand sanitizer di 12 kecamatan ini akan selesai 2 hingga 3 hari kedepan. Sehingga bisa digunakan oleh masyarakat Batam.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi
Pendistribusian cairan pembersih tangan (hand sanitizer) ke setiap kecamatan di Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (25/4/2020). Dua perusahaan dilibatkan dalam pendistribusian hand sanitizer untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona. 

Program #BYOBclean saat ini sudah diterapkan di Singapura dan kini di Batam. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air sebagai cara yang efektif untuk mencegah penyebaran virus dan kuman lainnya.

Tetapi jika tidak ada air bersih dan sabun, cairan pembersih tangan menjadi sangat berguna. Cairan pembersih tangan (hand sanitizer) pemberian dari Yayasan Temasek mengandung 0,05% benzalkonium klorida atau BKC adalah salah satu disinfektan non-alkohol, tidak beracun, serta tidak menyebabkan iritasi pada kulit pemakainya.

"Kami berharap masyarakat dapat menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau menggunakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer)," ujarnya.

Gunakan CSR, Kelola 2.100 Liter Bantuan Singapura

Bantuan cairan (konsentrat) 2.100 liter Hand Sanitizer (HS) dari Singapura yang berikan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam dikelola oleh PT Pacific Federal Factory (PFF Paint).

PFF Paint merupakan perusahaan swasta di Kota Batam, Provinsi Kepri yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19.

"Ya benar (PFF Paint mengelola konsentrat) sebanyak 2.100 liter. PFF Paint hanya membantu mengelola bahan baku menjadi barang jadi hand sanitizer yang dikirim dari Singapura," ujar General Manager (GM) PT Pacific Federal Factory (PFF Paint), Juniati Ng kepada TribunBatam.id, Minggu (12/4/2020).

Diakuinya, dalam proses pengelolaan, PFF Paint menggunakan anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Setelah konsentrat sudah menjadi Hand Sanitizer, PFF Paint kembali menyerahkan kepada Pemko Batam.

"Details apa under supervisi BPOM mungkin mesti tanya langsung ke Pemko karena PFF Paint hanya membantu mengelola bahan baku menjadi barang jadi hand sanitizer," kata wanita yang akrab disapa MJN ini.

Lantas kenapa memilih PFF Paint? Juni mengatakan PFF Paint memiliki tim laboratorium yang berpengalaman dan alat-alat laboratorium yang lengkap.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved