TRIBUN WIKI

Asal Usul Takoyaki, Hidangan asal Negeri Sakura yang Populer di Indonesia

Takoyaki adalah salah satu hidangan asal Jepang yang cukup populer di Indonesia. Hidangan ini berbentuk bulat dengan isian telur hingga gurita.

Editor: Dewi Haryati
TRIBUN JOGJA/HAMIM THOHARI
Takoyaki, makanan asal Negeri Sakura yang cukup populer di Indonesia 

TRIBUNBATAM.id - Salah satu hidangan asal negeri sakura yang cukup populer di Indonesia adalah takoyaki.

Takoyaki khas Jepang ini terdiri dari dua kata, yaitu tako yang berarti ‘gurita’ dan yaki yang berarti ‘dimasak dengan dipanggang’.

Oleh karena itu, Takoyaki berarti gurita yang dipanggang dengan tepung terigu.

Takoyaki biasa disajikan dengan bentuk bola-bola kecil.

Dalam perkembangannya, isian Takoyaki kemudian tak hanya gurita, namun juga ada tempura, acar jahe, dan daun bawang. 

Takoyaki pertama kali populer di Osaka, tepatnya di sebuah jalan bernama Tomekichi Endo pada tahun 1935.

Pada saat itu, Takoyaki disajikan dengan tusukan bambu dengan 3 buah takoyaki per tusuknya.

Kini Takoyaki biasa dijual dalam bentuk set dengan 1 set berisi 5, 6, 8 hingga 10 buah takoyaki.

Makanan ini disajikan di atas lembaran plastik berbentuk perahu atau dimasukkan ke dalam kemasan plastik transparan.

Sejarah

Melansir Tribunnews Wiki, sejarah hadirnya takoyaki bermula saat zaman Taisho di mana telah banyak dijumpai kios pasar kaget yang menjual Choboyaki.

Makanan ini berupa goreng tepung terigu dengan isi konnyaku yang kemudian menjadi cikal bakal takoyaki.

Choboyaki berkembang menjadi Rajioyaki yang berisi urat sapi dan bagian daging murah yang lain.

Makanan tersebut disebut rajioyaki karena bentuknya yang bulat-bulat seperti tombol radio transistor pada waktu itu.

Pada tahun 1933, kios takoyaki bernama Aizuya menjual Nikuyaki yang merupakan variasi rajioyaki yang diisi dengan daging sapi.

Pada tahun 1935, kios Aizuya yang mengambil ide dari Akashiyaki mulai mengisikan gurita dan telur ke dalam rajioyaki dan menyebutnya sebagai takoyaki.

Di sekitar tahun 1965-an, kios pasar kaget yang menjual takoyaki mulai bermunculan di daerah Kanto.

Di pertengahan dekade 1990-an, Tokyo mengalami demam takoyaki yang dimulai oleh kios takoyaki bernama Kyōtako di daerah Shibuya.

Di daerah Kyushu, perusahaan bernama Hatchandō menjual takoyaki secara keliling, namun sekarang  telah berubah menjadi perusahaan penjual takoyaki sebagai makanan beku.

Sekitar tahun 2000, kios bernama Gindako yang berasal dari kawasan pasar Tsukiji, Tokyo sukses dengan sejumlah toko cabang yang dibuka di seluruh Jepang hingga bisa membuat makanan ringan dengan rasa takoyaki.

Ciri Khas

Takoyaki biasanya dijajakan sebagai jajanan pinggir jalan yang biasa dinikmati sebagai camilan.

Takoyaki dimakan menggunakan tusuk gigi, namun di Tokyo takoyaki dimakan menggunakan sumpit sekali pakai.

Pada mulanya, takoyaki dijual dengan menggunakan tusukan bambu dengan isi 3 buah per tusuknya.

Namun, kini sudah tidak dapat dijumpai kios yang menjual takoyaki menggunakan tusukan bambu.

Di Kota Osaka, kios penjual takoyaki bisa dengan mudah ditemui.

Bahkan, kios-kios yang luas menyediakan ruangan khusus untuk makan takoyaki, namun takoyaki lebih sering dinikmati secara santai dan sambil berdiri, berjongkok, atau berjalan.

Pembeli bisa melihat penjual yang sedang memasak takoyaki sambil menunggu pesanannya jadi.

Takoyaki akan lebih nikmat jika dinikmati langsung di tempat dalam keadaan yang masih panas.

Takoyaki merupakan jajanan populer yang dijual kios pasar kaget (yatai) sewaktu kunjungan pertama ke kuil di awal tahun baru (hatsumode) dan berbagai matsuri.

Toko makanan ringan tradisional (dagashiya) yang merupakan tempat jajan anak sekolah sering menjual takoyaki dengan harga yang lebih murah.

Kios takoyaki bisa dijumpai di toko swalayan di kota-kota besar di Jepang.

Di toko swalayan bisa dijumpai takoyaki sebagai makanan beku yang tinggal dipanaskan dengan oven microwave.

Setiap rumah di Osaka biasanya dimiliki wajan (loyang) untuk membuat sendiri takoyaki di rumah.

Sebagai makanan kebanggaan yang sering dijadikan lauk untuk makan nasi putih, penduduk Osaka biasanya baik perempuan maupun laki-laki tahu cara membuat dan bisa memanggang takoyaki.

Bahan-bahan untuk membuat takoyaki tersedia secara lengkap di toko, sementara wajan takoyaki merupakan salah satu perabot rumah tangga yang harus dihadiahkan orang tua kepada anak perempuan yang menjadi pengantin.

Bahan rahasia seperti baking powder atau asinan jahe berwarna merah (benishōga) sering pula dicampurkan ke dalam adonan.

Penjual yang senang berkreasi kadang kala menambahkan keju atau konnyaku ke dalam takoyaki.

Saus yang dipakai biasanya adalah saus okonomiyaki walaupun ada juga saus khusus untuk takoyaki yang rasanya tidak jauh berbeda dengan saus okonomiyaki.  

Jenis-jenis

Penganan khas asli Jepang ini memiliki beberapa jenis, di antaranya:

1. Takoyaki polos

Takoyaki polos disajikan dengan tidak memakai saus dan memiliki rasa kecap asin, kadang-kadang juga dimakan bersama ponzu atau garam kasar.

2. Takoyaki

Takoyaki jenis ini permukaannya dioles dengan saus dan ditambahkan sedikit mayonaise, aonori dan katsuobushi.

3. Takoyaki kecap asin

Takoyaki kecap asin adalah takoyaki dengan kecap asin yang dioleskan pada permukaannya, jenis ini sering kali dijumpai di daerah Nagoya dan sekitarnya.

3. Akashiyaki (Tamagoyaki)

Takoyaki jenis ini dibuat dari tepung terigu yang diencerkan dengan banyak telur ayam dan dashi.

Akashiyaki atau tamagoyaki ini dihidangkan berjajar di atas piring dengan bentuk yang mirip dengan talenan dan dimakan dengan cara mencelupkannya ke dalam sup berbahan dasar dashi.  

Bahan dan Cara Membuat

Berikut merupakan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat Takoyaki.

Bahan-bahan ini merupakan bahan untuk membuat kurang lebih 15 porsi takoyaki.

Bahan Utama

- 100 Gram / 7 Sdm Tepung Terigu.

- 1 Butir Telur.

- 1 Sendok Teh Garam.

- 1 Sendok Teh Kaldu Bubuk.

- 0,5 Sendok Teh Kecap Asin

- 350 ml / 1,5 Gelas Air Mineral.

Bahan Isian

- 15 Potong Udang / Gurita / Sosis.

- 100 Gram / 1 Ikat Daun Bawang.

Bahan Topping

- Mayones Sesuai Selera.

- Saus Barberque Sesuai Selera.

- Saus Tomat Sesuai Selera.

- Saus Sambal Sesuai Selera.

- Katsuoboshi Sesuai Selera.

Berikut langkah-langkah memasak takoyaki:

- Siapkan talenan, potong tipis dan kecil daun bawang.

- Kupas dan cuci bersih juga Udang, dan atau potong Gurita dan bahan isian lainnya yang akan digunakan.

- Siapkan wadah, lalu masukan semua bahan sebelumnya, aduk hingga tidak ada gumpalan dan merata.

- Siapkan loyang takoyaki, lalu oles sedikit minyak goreng.

- Setelah panas, tuangkan adonan takoyaki, masukkan Isian yang sesuai selera serta daun bawang.

- Masak dengan api sedang cenderung kecil.

- Setelah setengah matang, putar perlahan dengan tusukan. Ulangi hingga matang atau sekitar 15 menit.

- Setelah takoyaki berwarna keemasan, angkat lalu beri topping, seperti mayones, saus barberque dan katsuoboshi.

- Takoyaki siap dihidangkan. (*)

Sumber: TribunnewsWiki
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved