Breaking News:

BATAM TERKINI

DERETAN Fakta Aksi Pelaku Pecah Kaca di Batam, Gasak Rp 200 Juta dan Dibelikan Sabu

Seorang pelaku pecah kaca, Ropil Sando dibekuk Ditreskrimum Polda Kepri setelah menggasak uang Rp 200 juta dari dalam mobil korbannya.

Penulis: Tri Indaryani | Editor: Tri Indaryani
TribunBatam.id/Alamudin Hamapu
Pelaku kejahatan pecah kaca, Ropil Sando (baju merah) saat digiring masuk ke ruangan Ditreskrimum Polda Kepri, Minggu (19/4/2020). Pria 26 tahun ini, menggunakan uang hasil tindak kriminalnya untuk membeli sabu-sabu. 

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan alat hisap sabu-sabu di tempat tinggal pelaku yang berada di Kecamatan Batuaji berikut dompet, 3 unit handphone dan uang tunai Rp 700 ribu.

"Ada beberapa barang bukti yang kami amankan di tempat tinggal pelaku," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kepri, Kombes pol Arie Dharmanto.

 Kasus Virus Corona di Afrika Meningkat, WHO: Afrika Akan Jadi Central Pandemi Covid-19 Selanjutnya

 Polisi Temukan Bong dan Sejumlah Kunci Mobil dari Rumah Pelaku Pecah Kaca di Batam

Miliki Sejumlah Plat Motor 

Beberapa plat motor ditemukan polisi dan diduga digunakan secara bergantian oleh pelaku untuk melancarkan aksinya.

Arie juga mengatakan dari rumah pelaku, ditemukan beberapa kunci kendaraan roda empat dari beberapa barang bukti yang diamankan oleh kepolisian.

"Untuk beberapa kunci mobil nanti kita akan berkoordinasi dengan Satlantas untuk mencari pemiliknya," ujarnya.

Uang Untuk Beli Sabu

Pelaku aksi kriminal spesialis pecah kaca, Ropil Sando (26) mengaku menggunakan uang hasil kejahatannya untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu.

Hal ini terungkap saat tersangka dihadirkan usai diringkus oleh anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri.

"Terakhir saya pakai untuk membeli sabu-sabu," ujar Ropil, Minggu (19/4/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved