Gojek dan BCA Finance Teken MoU, Beri Keringanan Angsuran kepada Driver GoCar

Gojek menandatangani nota kesepahaman dengan BCA Finance menghadirkan prosedur keringanan pembayaran angsuran kendaraan bermotor bagi driver GoCar.

KONTAN/Baihaki
Ilustrasi driver Gojek 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Inisiatif Gojek meringankan biaya harian driver selama pandemi COVID-19 terus berlanjut. Gojek menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan BCA Finance menghadirkan prosedur keringanan pembayaran angsuran kendaraan bermotor bagi driver GoCar.

Driver GoCar yang mendaftar dan memenuhi persyaratan relaksasi serta lolos uji seleksi dari BCA Finance, bisa mendapatkan keringanan angsuran 6 bulan tanpa pembayaran dimuka dan perpanjangan tenor hingga 24 bulan.

Kerja sama Gojek dengan BCA Finance ini merupakan langkah nyata Gojek menindaklanjuti berbagai program Kesejahteraan Driver yang disampaikan di bulan Maret lalu.

Inisiatif tersebut mencakup beberapa area utama yang paling berdampak bagi keberlangsungan hidup driver Gojek, termasuk dukungan kesehatan dan keselamatan mitra serta ringankan beban biaya harian.

Hans Patuwo selaku Chief Operations Officer Gojek mengatakan, “Kami berterima kasih kepada BCA Finance atas fleksibilitas keringanan angsuran yang diberikan kepada driver GoCar kami. Skema ini sangat ideal dimana driver GoCar yang telah mendaftar dan memenuhi persyaratan relaksasi serta lulus seleksi bisa mendapatkan keringanan angsuran 6 bulan dan perpanjangan tenor hingga 24 bulan. Kami percaya kerja sama yang dilakukan dengan BCA Finance ini akan sangat membantu driver agar penghasilannya bisa difokuskan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah pandemi COVID-19," ujar Hans.

Hans melanjutkan, “Selama masa pandemi ini, kami terus berusaha maksimal mencari berbagai cara untuk meringankan biaya yang harus dikeluarkan driver. Mulai dari meringankan biaya harian seperti program sembako gratis, hingga kerja sama dengan perusahaan pembiayaan untuk fasilitasi keringanan angsuran kendaraan bermotor. Kami juga sedang berdiskusi dengan perusahaan-perusahaan pembiayaan lainnya, sehingga lebih banyak driver Gojek baik GoCar maupun GoRide bisa mendapatkan akses keringanan angsuran pembiayaan kendaraan bermotor," tambahnya.

Rahmat Susanto selaku Deputy Director BCA Finance mengatakan memahami tantangan yang dihadapi oleh para driver online yang terdampak penghasilannya di masa pandemi COVID-19. 

‘’Sebagai perusahaan Indonesia, kami ingin membantu agar bisa meringankan beban keuangan mereka, sesuai dengan arahan Pemerintah bagi lembaga jasa keuangan untuk memberikan restrukturisasi atau keringanan kepada debitur yang terdampak COVID-19," ujarnya.

Upaya yang dilakukan BCA Finance ini juga merupakan realisasi dari arahan pemerintah kepada perusahaan pembiayaan untuk melakukan restrukturisasi kredit kendaraan bermotor, yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No.11/POJK.03/2020 mengenai Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019.

Dimana, para pekerja sektor informal, termasuk driver online, dapat mengajukan keringanan angsuran kredit kepada bank dan perusahaan pembiayaan (multifinance).

Upaya Gojek dalam membantu mitranya tidak hanya terbatas pada bantuan pembayaran angsuran kendaraan. Menjaga keamanan dan keselamatan mitra dan pengguna adalah prioritas utama.

"Meskipun pandemi COVID-19 membawa kita masuk ke situasi penuh ketidakpastian, kami berharap berbagai inisiatif yang kami jalankan dapat mendukung keberlangsungan driver Gojek. Dengan semangat gotong royong dan saling membantu, kami yakin anak bangsa bisa melalui masa krisis ini,” tutup Hans. (*)

Penulis: Rebekha Ashari Diana Putri
Editor: Rimna Sari Bangun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved