Breaking News:

Saat Negara Lain Sibuk Atasi Pandemi Covid-19, China Beri Nama 80 Pulau di Laut China Selatan

Beijing telah meningkatkan klaim teritorialnya di Laut China Selatan dengan membangun pulau-pulau buatan dan menempatkan kekuatan militer

screenshot google map via kompas.com
Pulau-pulau di wilayah yang diklaim China dan sudah diberi nama di Laut China Selatan 

Akhir pekan lalu China membuat Vietnam geram usai mengumumkan bahwa Pulau Paracel dan Spratly, Macclesfield Bank dan perairan sekitarnya akan dikelola di bawah 2 distrik baru kota Sansha, yang dibuat China di dekat Pulau Woody pada 2012.

Vietnam mengklaim langkah itu "secara serius melanggar" kedaulatan wilayahnya di area tersebut.

Antonio Cassano Minta Inter Milan Jual Lautaro Martinez: Inter Akan Dapat Untung Besar

Curhat Perawat Bertemu Sang Ibu Tapi Tak Bisa Memeluknya; Padahal Saya Rindu Pelukan Ibu

Menanggapi hal itu, Kementerian Luar Negeri China pada Selasa mengatakan, Pulau Spratly dan Paracel adalah "wilayah bawaan" dan klaim Vietnam "ilegal".

Awal bulan ini Vietnam mengajukan pengaduan resmi ke China dan PBB, yang mengatakan Beijing secara ilegal menenggelamkan kapal nelayan di dekat Kepulauan Paracel, menewaskan 8 orang di dalamnya.

Amerika Serikat lalu memperingatkan China untuk tidak mengambil keuntungan dari pandemi Covid-19 dengan menegaskan kedaulatannya di Laut China Selatan.(*)

\\

\\

\\

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Abaikan Hukum, China Beri Nama 80 Pulau dan Fitur Geografis di Laut China Selatan"
Editor: Mairi Nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved