VIRUS CORONA
Peneliti China Sebut Virus Corona Terus Bermutasi, Jenis Apa yang Berkembang di Indonesia?
Para peneliti juga membuktikan mutasi tertentu dari virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19 dapat menciptakan jenis yang lebih mematikan
TRIBUNBATAM.id, ZHEJIANG - Para ilmuwan China dari Zhejiang University terus melakukan penelitian terkait virus corona atau covid-19.
Dalam penelitian terakhir, mereka menemukan fakta dimana terjadi mutasi pada virus corona.
Mutasi virus corona terjadi pada sekelompok kecil pasien yang sebelumnya tidak dilaporkan.
• Pria Pembelot Korea Utara Ini Tak Ada Mengalami Luka Tembak, Tapi Juga Positif Covid-19
• Puasa Ramadhan 2020 Sudah Dimulai Hari Ini, Inilah Negara dengan Durasi Puasa Tersingkat dan Terlama
• UPDATE Data Virus Corona di Dunia Jumat (24/4) Pagi: 2,7 Juta Terinfeksi, 744.886 Sembuh
Mutasi ini termasuk perubahan yang sangat langka dan tidak pernah diprediksi oleh para ilmuwan sekalipun.
Para peneliti juga membuktikan mutasi tertentu dari virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19 dapat menciptakan jenis yang lebih mematikan dari jenis lainnya.
Mutasi paling mematikan dari sampel yang diambil dari 11 pasien Covid-19 juga ditemukan pada sebagian besar pasien di Eropa.
Sementara itu, jenis lebih ringan ditemukan di AS salah satunya Negara Bagian Washington.
Virus corona berubah dengan kecepatan rata-rata satu mutasi per bulan. Pada Senin (20/4) lalu, lebih dari 10.000 strain telah diurutkan oleh para ilmuwan di seluruh dunia.
Menurut China National Centre for Bioinformation, strain tersebut mengandung 4.300 mutasi.
• 7 Aplikasi Android Untuk Penunjang Ibadah Puasa Ramadhan, Alquran, Zakat, Hingga Lagu Religi
• Sindiran Gus Dur Saat Nahdliyin Lebih Banyak Nonton Mike Tyson Saat Acara Halal bi Halal NU
Jenis virus SARS-CoV-2 di Indonesia
Melihat fakta bahwa SARS-CoV-2 bisa bermutasi secara agresif, bukan tidak mungkin penduduk Indonesia terkena tipe virus yang ganas.
dr Herawati Sudoyo, MS, PhD selaku Wakil Kepala LBM Eijkman bidang Riset Fundamental mengatakan bahwa mutase memang terjadi pada virus SARS-CoV-2.
“Mutasi memang terjadi sehingga ada beberapa tipe virus yang menyebar secara geografis ke seluruh dunia,” tutur Hera kepada Kompas.com, Kamis (23/4/2020).
Namun, sampai saat ini belum diketahui jenis mutasi virus seperti apa yang ditemukan di Indonesia.
Hera mengatakan LBM Eijkman tengah melakukan sekuensing DNA virus terkait hal ini.