TRIBUN WIKI
RAMADHAN 2020 - Ragam Tradisi Ngabuburit di Sejumlah Negara, Arab Saudi hingga Mesir
Ngabuburit adalah kegiatan menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa. Kegiatan ngabuburit juga banyak ditemukan di berbagai negara.
TRIBUNBATAM.id - Bulan Ramadhan selalu identik dengan kegiatan ngabuburit.
Ngabuburit adalah kegiatan menunggu adzan magrib menjelang berbuka puasa.
Menurut Lembaga Bahasa dan Sastra Sunda (LBSS), ngabuburit adalah lakuran dalam bahasa Sunda dari ngalantung ngadagoan burit.
Artinya, bersantai-santai sambil menunggu waktu sore.
Kegiatan ngabuburit dapat berupa banyak hal, misalnya jalan-jalan, bermain, bercengkerama, mencari takjil gratis, mendatangi pasar kuliner atau menghabiskan waktu di taman.
Ngabuburit juga dapat berupa kegiatan keagamaan seperti mendengarkan ceramah ataupun mengaji.
Asal Kata
Menurut Kamus Bahasa Sunda, ngabuburit adalah lakuran dalam bahasa Sunda dari ngalantung ngadagoan burit, yang artinya bersantai-santai sambil menunggu waktu sore.
Kata dasarnya, burit, berarti sore hari.
Waktu ini biasanya antara usai salat asar hingga sebelum matahari terbenam.
Namun, berdasarkan sumber lainnya, ngabuburit berasal dari kata burit saja (bukan merupakan lakuran) yang mendapatkan imbuhan dan pengulangan suku kata pertama.
Beberapa contoh kata bahasa Sunda lainnya yang memiliki unsur morfologis serupa, yakni ngabeubeurang (menunggu siang hari), ngabebetah (nyaman) dan ngadeudeket (dekat).
Ngabuburit ternyata tak hanya ada di Indonesia.
Kegiatan ini juga banyak ditemukan di berbagai negara lain yang melaksanakan ibadah puasa Ramadan.
Berikut beberapa tradisi ngabuburit di sejumlah negara sebagaimana melansir Tribunnews Wiki :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/24042020lentera-ramadhan-di-mesir.jpg)