Breaking News:

Kabar Kim Jong Un Meninggal Dibantah Penasehat Presiden Korsel: Saya Pastikan Masih Hidup dan Sehat

Penasehat Kebijakan Luar Negeri senior untuk Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae in, yakni Moon Chung in telah menepis kabar yang menyoroti keseh

Net
Kim Jong Un 

TRIBUNBATAM.id, SEOUL - Penasehat Kebijakan Luar Negeri senior untuk Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae in, yakni Moon Chung in telah menepis kabar meninggalnya pemimpin Korut, Kim Jong Un.

Ia mengatakan bahwa sejauh yang diketahui Korsel, Kim dalam kondisi baik-baik saja.

"Posisi pemerintah kita tegas, dan (saya memastikan bahwa) Kim Jong un masih hidup dan sehat. Dia telah tinggal di daerah Wonsan sejak 13 April lalu, sejauh ini tidak ada gerakan mencurigakan yang terdeteksi (oleh kami)," kata Chung in, pada hari Minggu kemarin waktu Seoul.

Berkurangnya penampilan pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un di depan publik sejak awal April ini telah menyebabkan berkembangnya desas-desus negatif terkait kondisi kesehatannya.

Hal itu semakin menjadi-jadi dengan beredarnya spekulasi media tentang kematiannya.

Desas-desus menyebar begitu cepat ke media Barat setelah adanya laporan dari CNN dan sebuah surat kabar online berbahasa Inggris berbasis di Korsel yang didanai oleh National Endowment for Democracy, Daily NK.

Media tersebut melaporkan bahwa Kim tengah berada dalam 'kondisi sulit' setelah menjalani operasi jantung.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang telah menjalin komunikasi dengan Kim di tengah diskusi yang sedang berlangsung terkait program senjata nuklir Korut, mendoakan agar kondisi Kim baik-baik saja.

Ia pun menyebut laporan CNN 'tidak benar' dan hanya berdasar pada 'dokumen lama'.

Pekan lalu, seorang pejabat senior dari kediaman Presiden Korsel mengatakan kepada Chosun Ilbo bahwa Kim 'diyakini' tinggal di luar Pyongyang bersama kerabat dekatnya dan melakukan tugasnya seperti biasa.

Mengenal Sosok Kim Yo Jong, Kandidat Terkuat Jika Kim Jong Un Benar Meninggal, Dinilai Lebih Kejam

Pemerintah Italia Izinkan Klub Liga Italia Berlatih Mulai 4 Mei 2020 dengan Sejumlah Syarat

Perlu diketahui, pada Sabtu lalu waktu Pyongyang, think tank 38 North yang bermarkas di Washington, AS, telah memposting gambar satelit yang disebut menunjukkan keberadaan 'kereta kepresidenan' Kim diparkir di kawasan resor Wonsan di wilayah Timur Korut, antara 21 April dan 23 April lalu.

Kompleks Wonsan pun diyakini sebagai kediaman utama Kim di luar kota Pyongyang.

Sebelumnya, media Korut telah mengeluarkan pernyataan pada hari Minggu kemarin bahwa Kim telah 'memberikan penghargaan' kepada para pekerja yang ambil bagian dalam pembangunan kota Samjiyon.

Kemudian pada pekan lalu,  Kantor Berita Pusat Korea melaporkan bahwa Kim telah menerima telegram berisi ucapan selamat dari Sekretaris Jenderal Partai Komunis Rusia Gennady Zuganov pada peringatan satu tahun kunjungan 2019 ke Rusia.

Selanjutnya pada 22 April, KCNA mengatakan Kim telah membalas pesan kepada Presiden Suriah Bashar Assad dan mengucapkan terima kasih kepada Assad terkait ucapan selamat yang dikirimkan saat perayaan ulang tahun Kim Il-sung.

Menghilangnya Kim dari hadapan publik bukan merupakan kali pertama, karena pada 2014 silam, ia menghilang selama 40 hari.

Saat itu, media memunculkan rumor yang sama terkait kondisi kesehatannya, sama seperti yang terjadi saat ini.

(Tribunnews/Fitri Wulandari)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penasehat Presiden Korsel Bantah Kim Jong Un Meninggal: Dia 'Masih Hidup dan Baik-baik Saja'

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved