Breaking News:

RAMADHAN DI TANJUNGPINANG

Keren, Mahasiswa di Tanjungpinang Ciptakan Lagu Cahaya Ramadhan, Libatkan 15 Penyanyi

Pada Ramadan tahun ini, dan dengan adanya situasi Covid-19, seorang mahasiswa di Tanjungpinang berkreasi membuat lagu berjudul Cahaya Ramadhan

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Potongan lagu dan video clip Cahaya Ramadhan ciptaan mahasiswa UMRAH, Anggit Bayu Nuda Wiluha 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Seorang mahasiswa di Tanjungpinang, Anggit Bayu Nuda Wiluha menciptakan lagu berjudul 'Cahaya Ramadhan'.

Lagu ini pun diposting dalam akun Youtube dengan ciptaan nada sendiri.

Mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) ini mempunyai ide menciptakan lagu tersebut, berangkat dari melihat betapa semakin meresahkannya pandemi Covid-19. Dimana wabah tersebut masuk dalam suasana bulan suci Ramadan bagi umat muslim.

"Dari keresahan ini saya ingin mengajak teman-teman seniman Kepulauan Riau untuk menghadirkan karya yang segar dan semangat," katanya yang duduk di semester 6, jurusan Ilmu Hukum ini, Senin (27/4/2020).

Judul lagu yang diciptakan memiliki pesan, bahwa Ramadan akan memberi kedamaian, dan memberi keberkahan agar kiranya masyarakat tidak terus panik terhadap virus ini.

 Dulu Sehari Bisa Dapat Rp 3 Juta, Begini Nasib Pedagang Pakaian di Batam Selama Wabah Corona

"Maka karya ini hadir sebagai motivasi, dan imbauan untuk Ramadan dengan penuh rasa syukur dikemas dengan musik khas Melayu, dan irama rentak yang menggembirakan," ujarnya.

Disampaikannya, untuk menyelesaikan lagu ini membutuhkan waktu selama seminggu, dengan melibatkan 15 orang, termasuk artis lokal seperti
Rozi Syahputra.

"Kesulitan dalam proses pembuatannya pada persoalan waktu individu yang terlibat, dikarenakan project ini menggunakan konsep via daring online, sehingga membutuhkan komunikasi intens antar pelakon di-project ini," sebutnya.

Dalam naungan Fastarose Producion mahasiswa berbakat ini turut didukung dan mendapat binaan dari Afitri Susanti yang aktif bekerja di Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri.

"Alhamdulillah apa yang kita perbuat dalam berkarya juga tidak terlepas dari hasil diskusi bersama beliau. Sumbangsih pemikiran beliau juga sangat berkontribusi dalam lagu tersebut," ucapnya mengapresiasi.

"Kepada seluruh seniman muda khususnya di Kepri untuk tidak berhenti berkarya walaupun ditengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. Karena, berkarya dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Dan tidak lupa juga, kami Fastarose mengucapkan banyak terima kasih kepada para influencer dan juga kepada seluruh guest star yang telah mendukung penuh dari awal penciptaan lagu," tambahnya.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved