Kamis, 9 April 2026

Bisa Ditiru Batam, Physical Distancing ala Pasar Salatiga, Dipuji Gubernur Ganjar Pranowo

Bisa diterapkan di Batam, cara Pasar Salatiga lakukan physical distancing untuk menekan Corona, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memujinya

Kompas via twitter Ganjar Pranowo
Penataan jualan di Pasar Salatiga untuk mencegah Corona 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pedagang Pasar Pagi Salatiga, Jawa Tengah, mulai Senin (27/4/2020) akan berjualan di pinggir jalan Jenderal Sudirman.

Kebijakan ini diambil untuk menerapkan protokol kesehatan physical distancing.

"Penataan ini diberlakukan hingga wabah corona mereda dan keadaan pulih lagi," jelas Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusumo Aji saat dihubungi Kompas.com.

Cara ini sebenarnya bisa diterapkan di Batam mengingat di Batam juga ada pasar pagi Tos 3000.

Pedagang di Pasar Tos 3000 Batam berjubel hingga sulit menerapkan  physical distancing.

Penerapan physical distancing di Pasar Salatiga mendapatkan respon dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Di akun twitternya, Ganjar Pranowo mengatakan apa yang diakukan di Pasar Salatiga merupakan terobosan yang bagus.

Nah ini mulai ditata dg baik. Kota salatiga Coba atur pasar ya dg jarak aman. Tinggal butuh partisipasi warga utk selalu pakai masker & sarung tangan. Atau selalu membawa disinfektan pribadi di sakunya. Siapkan Satpol PP atau relawan utk awasi! Ayo yg lain.. siapa mau meng ikuti?

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Salatiga Rahadi Widya Prasetya mengatakan, penerapan phyysical distancing diharapkan mencegah penularan Covid-19.

"Penataan pasar pagi dilaksanakan mulai Senin 27 April 2020 mulai pukul 01.00 WIB sampai dengan 06.30 WIB mulai dari perempatan Jalan Pemotongan (Ex Hasil) sampai pertigaan Jalan Sukowati atau Reksa,” jelasnya.

Jalan Jenderal Sudirman akan ditutup mulai Tugu Bundaran Jam sampai dengan Pertigaan Reksa mulai pukul 01.00-06.30 WIB.

Sementara kendaraan yang mengarah ke Solo akan melalui Jalan Buksuling. 

Pedagang pasar pagi Salatiga menerapkan physical distancing saat berjualan.(KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA)

“Kendaraan yang akan beraktivitas di pasar pagi masih diizinkan masuk sampai Pasar Raya II Salatiga. Parkir sudah disiapkan di depan Pasar Raya II, di badan Jalan Jenderal Sudirman antara perempatan Jalan Pemotongan sampai dengan Bundaran Tugu Jam dan beberapa ruas jalan kecil yang berdekatan dengan pasar pagi,” ungkapnya.

Terkait adanya kabar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kata dia, sampai saat ini belum diberlakukan.

“Terkait dengan isu PSBB, saat ini Kota Salatiga belum memberlakukan PSBB. Pemberlakuan PSBB perlu kajian yang mendalam dan tahapan yang harus dipenuhi, serta harus mendapatkan izin dari pemerintah pusat,” paparnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Cegah Corona, Pedagang Pasar Pagi Salatiga Berjualan di Pinggir Jalan

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved