Sabtu, 2 Mei 2026

HUMAN INTEREST

Kini Lumpuh dan Tak Punya Keluarga, Fajri Tak Dapat Sembako Gratis, Berharap Bantuan Dermawan

Fajri mengaku, kehidupannya semakin sulit pasca wabah virus Corona atau COVID-19. Sebab, orang-orang yang biasa membantu dia selama ini juga kesulitan

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/ LEO HALAWA
Fajri tinggal sebatang kara tanpa keluarga di RT 002 RW 00, Kaveling Sambau, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepri, ia membutuhkan bantuan dermawan, Senin (27/4) sore. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kisah pilu dirasakan seorang warga Batam bernama Fajri (39) yang tinggal sebatang kara tanpa keluarga.

Kondisinya yang lumpuh setengah badan, hanya mampu bertahan hidup berpindah-pindah tempat.

Demi mencari makan dari dermawan yang menolongnya.

Itu setelah, tangan kanannya tidak bisa bergerak lagi untuk menafkahi dirinya.

Separuh badan sebelah kanan pun lumpuh.

KECELAKAAN DI BATAM - Diduga Ditabrak dari Belakang, Pemotor Wanita Luka Parah, Mobil Ringsek

Fajri yang tinggal warga RT 002 RW 001, Kaveling Sambau, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepri mengatakan dia sudah sembilan tahun mengalami sakit.

"Saya hanya berharap bisa sembuh dari sakit ini," ujarnya kepada wartawan Senin (27/4/2020) sore.

Fajri mengaku, kehidupannya semakin sulit pasca wabah virus Corona atau COVID-19.

Sebab, orang-orang yang biasa membantu dia selama ini juga merasakan kesulitan.

Sehingga, ia mencari sekali makan pun susah. 

Ia mengaku, di tempat ia tinggal tidak mendapatkan bantuan sama sekali.

Padahal katanya, sudah pernah mendaftarkan dirinya namun apa daya tak mendapatkan.

"Iya saya berharap bisa lah saya dibantu siapa saja. Saya tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Orang-orang yang biasa bantu saya juga kesusahan atas kondisi sekarang ini," ujar Fajri.

Tetangga Fajri, Yustinus B membenarkan Fajri pernah mendaftar pada RT setempat.

Agar mendapatkan bantuan.

Bahkan kata pria yang biasa disapa Ama Fine itu menuturkan, ia sendiri menemani Fajri ke Kantor Lurah Sambau.

Tapi apa daya, bantuan yang sudah diberikan gelombang pekan lalu Fajri tidak dapat.

"Kemarin itu saya bawa dia untuk mendaftar ke kantor lurah langsung sebelum pendataan warga. Malah dia tak dapat. Ya, kondisinya sekarang ini dia (Fajri) numpang makan di rumah orang dan tidur juga numpang," ungkap Ama Fine mengaminkan kondisi Fajri.

Dia mengatakan, sangat prihatin melihat kondisi Fajri.

Meski tidak ada hubungan keluarga atau hanya jumpa di perantauan, namun dia juga kerap membantu Fajri.

Ama Fine berharap, ada dermawan yang bantu Fajri.

Dan Senin sore kemarin ada satu warga Batam yang membawa bantuan untuknya.

Thomas membawakan paket sembako buat Fajri.

Bantuan itu Fajri terima dengan satu tangan.

Maklum, kondisi tangan kanannya lumpuh tak berdaya.

"Kami hanya berdoa, agar pak Fajri segera dibantu," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Leo Halawa)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved