VIRUS CORONA DI BATAM

TAK Mau Lewatkan Shalat Fardhu, Para Pedagang Kaki Lima Shalat di Selasar Masjid Agung Batam

Para pedagang kaki lima di sekitar Masjid Agung Batam menjalankan ibadah shalat fardhu di selasar masjid selama pandemi covid-19.

TribunBatam.id/Rebekha Ashari Diana Putri
Pedagang kaki lima di kawasan Welcome to Batam melaksanakan ibadah salat Ashar di halaman Masjid Agung Batam Centre, Selasa (28/4/2020). Sejumlah masjid menerapkan imbauan pemerintah untuk tidak melaksanakan salat berjemaah di masjid untuk mencegah penyebaran virus Corona. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemerintah Kota Batam telah mengeluaran imbauan penutupan tempat ibadah termasuk masjid selama pandemi covid-19 sebagai langkah mencegah penyebaran virus corona.

Penutupan sementara itu juga dilakukan di Masjid Agung Batam yang berlokasi di Batam Center. 

Berdasarkan pantauan TRIBUNBATAM.id di sekitar area masjid Agung Batam Center tampak seluruh akses pintu masuk masjid ditutup menggunakan portal dan garis kuning.

Meski demikian, masih terlihat dua warga yang berprofesi pedagang kaki lima yang menyempatkan diri untuk beribadah meski di pelataran masjid.

Di pelataran tersebut, tampak dikelilingi garis kuning sebagai pembatas area yang boleh digunakan untuk beribadah.

"Kebetulan saya jualan dipinggir sini, setiap Ashar, Magrib dan Isya saya selalu salat disini. Karena cuma area ini yang boleh digunakan. Saya juga sering lihat area ini selalu dibersihkan. Selalu disapu dan dipel setiap ada yang menggunakan area ini untuk salat. Untuk wudhu sendiri masih boleh didalam, namun salat untuk sementara waktu hanya diperbolehkan disini saja," ucapnya, Selasa (28/4/2020).

Pengurus Masjid Raya Batam Centre, mengatakan, masyarakat diminta untuk tidak salat di masjid selama pandemi Covid-19.

"Kami sebagai pengurus masjid sudah menjalankan imbauan dari Wali kota Batam. Selama pandemi ini, masyarakat diarahkan untuk beribadah dirumah saja. Untuk itu, bagi masyarakat yang datang ke masjid kita minta untuk salat dirumah masing-masing," ujarnya.

Ia menambahkan, hanya ada petugas piket, imam & muadzin serta petugas kebersihan yang mengisi masjid ini serta pihak pengamanan yakni petugas Satpol PP.

Salat Tarawih Ditiadakan Akibat Covid-19

Suasana awal Ramadan di Kota Batam tahun ini sangat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Akibat pandemi global Covid-19, beberapa masjid terpaksa tak menggelar shalat tarawih berjamaah.

Salah satunya di Masjid Agung Batam Centre, Kota Batam.

Pantauan TRIBUNBATAM.id, Kamis (23/4/2020), masjid kebanggaan warga Batam yang berlokasi di kawasan Engku Putri ini tampak sepi.

Hal itu menyusul Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 14 tahun 2020 dan Surat Edaran Walikota Batam Nomor 40/KESRA/2020 berisikan tentang pembatasan kegiatan keagamaan di Kota Batam serta penyesuaian aktivitas ibadah ramadan dan Idul Fitri 1441 Hijriah sebagai upaya bersama dalam pencegahan penyebaran pandemi Covid-19.

 VIDEO Pemakaman Wako Tanjungpinang, Syahrul Wafat Terkena Covid-19

 Setelah Hilang Beberapa Hari, Jenazah Siti yang Dibuang ke Sungai Oleh Menantunya Ditemukan

Hanya terlihat seorang petugas pria berjaga di depan pintu masuk.

"Tak ada salat," ujar petugas ini kepada TRIBUNBATAM.id.

Petugas ini menyebut, Masjid Agung Batam Centre juga telah dijaga ketat oleh para petugas Satpol PP.

"Kalau mau izin masuk, ke Satpol saja," timpalnya.

Suasana sepi semakin terasa dikarenakan jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Engku Putri Batam sedikit.

Beberapa kali lalu-lalang kendaraan dapat terhitung dengan jari.

"Sedih juga jika tak tarawih di malam pertama ini," kata seorang warga di sekitar masjid, Ichsan kepada TRIBUNBATAM.id.

Baginya, angin malam dan aroma alami yang dihasilkan selepas hujan turun (petrikor) semakin membuat kesedihan begitu terasa.

"Apalagi sehabis hujan. Seperti rindu sama aktivitas di masjid," tutupnya sambil terus berlalu.

Kerinduan Warga Salat Tarawih

Tepat di malam awal bulan Ramadhan, hujan mengguyur Kota Batam, Kamis (23/4/2020).

Aroma selepas hujan (petrikor) pun seolah menjadi saksi bisu berbedanya suasana Ramadhan tahun ini di Batam.

Jika tahun lalu warga masih dapat melakukan aktivitas salat tarawih berjamaah di Masjid, tahun ini terpaksa ditiadakan.

Penyebabnya tak lain untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 yang telah menginfeksi 2,7 juta dan menewaskan 190 ribu orang lebih (data per Jumat 24 pril 2020).

Namun saat ditelusuri, salah satu masjid di Batam tampak masih menggelar salat tarawih.

Pantauan TRIBUNBATAM.id, para jamaah melakukannya tepat di lantai dua masjid.

Jika dihitung, jamaah tarawih pun tak lebih dari 20 orang.

Dari kejauhan terlihat hanya ada satu shaf lelaki dan satu shaf perempuan.

Suara imam pun samar-samar terdengar dikarenakan tak menggunakan alat pengeras suara. Ayat demi ayat dibaca di tiap rakaat.

Halaman masjid sepi. Hanya terdapat beberapa kendaraan terparkir. Lampu di lantai satu pun dimatikan.

Di sekitar halaman parkir, tampak seorang warga kebingungan.

"Saya mau salat di sini, tapi airnya dimatikan. Saya mau salat isya," ujar pria bernama Sahik kepada TRIBUNBATAM.id saat ditemui di parkiran masjid.

Datang bersama istrinya, Sahik mengaku sedih. Katanya, ia rindu untuk beribadah di masjid.

Pandemi Covid-19 pun dianggap sebagai 'biang keladi' olehnya.

"Saya kalau shalat di rumah itu ada yang beda. Kadang dalam doa saya sedih. Kapan ini akan berakhir? Salat tarawih tak bisa, kerja terganggu, mudik tak bisa," sedihnya.

Cerita lainnya, di salah satu masjid yang terdapat di daerah sekitar Nongsa, Batam.

Kata seorang warga, salat tarawih memang ditiadakan untuk mengikuti imbauan Pemerintah Kota Batam.

Namun, beberapa warga masih datang ke masjid untuk mengobati kerinduan dalam menyambut awal masuknya Ramadhan.

"Tak ada gelar salat tarawih. Ada juga sekitar lima atau enam orang ke masjid. Itu pun salat tarawih masing-masing," kata salah satu warga, Yoga kepada TRIBUNBATAM.id.

Ia tak ingin menyalahkan situasi maupun kondisi. Harapnya, agar pandemi Covid-19 di Batam segera berlalu.

"Badai pasti berlalu. Tuhan tak akan mencoba hambanya di luar batas kemampuan kita," tutupnya.(TribunBatam.id/Rebekha Ashari Diana Putri/Ichwan Nurfadillah)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved