Breaking News:

Aroma Busuk Tercium dari Dalam Truck Box, Ternyata Ada Puluhan Mayat Korban Covid-19 yang Ditumpuk

Polisi menemukan puluhan mayat disimpan di truk tanpa pendingin di luar rumah duka Brooklyn, Amerika Serikat.

Editor: Eko Setiawan
303magazine
ilustrasi mayat 

TRIBUNBATAM.id, AMERIKA - Puluhan mayat ditumpuk di dalam sebuah truk, para korban merupakan mayat yang meninggal karena Covid-19.

Polisi menemukan puluhan mayat disimpan di truk tanpa pendingin di luar rumah duka Brooklyn, Amerika Serikat.

Dikutip dari New York Post, puluhan mayat itu dibaringkan di lantai fasilitas umum pada Rabu (29/4/2020), sumber-sumber penegak hukum mengatakan kepada The Post.

KSOP Karimun Minta Operator Kapal di Malaysia Tak Layani Warga Ber-KTP Dumai, Ini Tujuannya

Pengusaha Asal Riau Beri Bantuan Sosial Warga Nias Selatan di Batam Terdampak Covid-19

Supir Taksi Online Kembali Jadi Korban Begal, Jasad Korban Dibuang di Pinggir Jalan

Antara 40 hingga 60 mayat ditemukan bertumpuk di dalam truk boks U-Haul di luar Andrew Cleckley Funeral Services di Flatlands atau di lantai bangunan setelah warga melaporkan bau busuk di sekitar lingkungan tersebut, menurut keterangan sumber.

Mayat-mayat itu ditumpuk di atas satu sama lain di truk.

Cairan yang bocor dari dalam pembungkus mayat menciptakan bau yang tidak sedap dan menyebabkan pemilik toko di dekat situ memanggil polisi.

Detektif departemen kepolisian New York (NYPD) bergabung dengan beberapa agen kota lainnya yang menyelidiki truk di fasilitas Utica Avenue, Rabu malam (29/4/2020), dengan ruas jalan yang ditutup untuk publik.

Isdianto Sebut Arah RKPD Kepri 2021 ke Kesejahteraan dan Pemulihan Dampak Covid-19

Indahnya Ramadhan, Personel Polsek Sekupang Bagikan Takjil ke Pengendara Bermotor di Sei Harapan

Profil Irjen Pol Andap Budhi yang Ditunjuk Presiden Jokowi Jadi Inspektur Jendral Kemenkum dan Ham

John DiPietro, pemilik properti dekat lokasi tersebut, mengatakan, dia telah mengamati mayat yang disimpan di truk setidaknya beberapa minggu selama pandemi virus corona atau Covid-19.

"Anda tidak menghormati orang mati dengan cara itu. Itu bisa saja ayahku, kakakku,” katanya.

"Anda tidak melakukan itu pada orang mati." sambungnya.

Presiden Borough Brooklyn Eric Adams ada di tempat itu, tetapi tidak dapat mengonfirmasi detail tentang penyimpanan mayat-mayat tersebut.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved