Pekerja PT Bunuh Diri di Hari Buruh, Potong Urat Nadi Karena Terkena PHK dari Perusahaan

Kapolsek mengatakan himpitan ekonomi jadi pemicu korban memilih mengakhiri hidupnya. "Motifnya impitan ekonomi. Korban akan di-PHK secara massal di t

kompas.com/Shutterstock
ilustrasi mayat 

TRIBUNBATAM.id, TANGERANG - Merasa kecewa karena kena dampak PHK secara masal di Perusahaanya, seroang pria yang bekerja di pabrik ini pilih bunuh diri.,

Buruh pabrik tersebut mengahabisi naywanaya dengan cara sadis.

Korban menyayat pergelangan tangannya hingga dia lemas dan tewas.

Pria yang bekerja di pabrik kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten nekat mengakhiri hidupnya dengan cara mengiris urat nadi di pergelangan tangannya.

Aksi korban berinisial HT tersebut dilakukan di rumahnya, Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (30/4/2020).

Impikan Main di Manchester City, Kakang Rudianto Kecewa Laga Garuda Select vs Man City Batal Digelar

Jangan Sia-siakan Hari Jumat di Bulan Ramadan, Simak Tausiyah Ustadz Yusuf Subhan

VIDEO - Kronologi Pria Koboi Tembak Korban hingga Tewas di Tol Soroja

"Korban bunuh diri iris urat nadi di pergelangan tangannya," kata Kapolsek Balaraja Kompol Feby Heryanto, kepada Wartakotalive, Jumat (1/5/2020).

Saat ditemukan korban dalam posisi tergeletak dan bersimbah darah.

Diminta Isolasi Mandiri Tapi Tetap Kerja, Pegawai Minimarket Ini Ternyata Positif Corona, Toko Tutup

Hanya 10 Menit, Korea Selatan Bisa Melacak Perjalanan Pasien Positif Corona, Sukses Cegah Covid-19

"Istrinya lagi sakit. Anaknya yang menemukan korban sudah tergeletak dengan luka di pergelangan tangan," ucapnya.

Sebilah pisau dapur pun ada di sebelah korban saat itu.

Mendapat laporan, polisi segera datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved