Breaking News:

Gara-gara Tak Bisa Masak, Seorang Pria di Bogor Benturkan Kepala Istri ke Tembok

Kapolsek Parungpanjang Kompol Nundun Radiaman menjelaskan bahwa korban didapati mengalami luka benturan di bagian kepala.

Editor: Danang Setiawan
Tribunnews
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BOGOR - Seorang pria di Bogor, AA (37) harus berurusan dengan polisi setelah diduga menganiaya istrinya sendiri, SM (17).

AA (37) diamankan polisi setelah mendapat laporan kekerasan dalam rumah tangga yang dialami SM (17) yang tak lain istrinya sendiri.

Dihadapan polisi, SM mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan setelah kepalanya dibenturkan sang suaminya ke tembok.

Alasannya, tak bisa memasak diduga menjadi pemicu sang suami emosi hingga membenturkan kepala istri ke tembok.

Bacaan Niat Puasa dan Doa Makan Sahur 12 Ramadhan 1441 H/2020, Dilengkap Jadwal Imsakiyah

Puluhan Emak-emak Dongkol Ketika Berburu Sembako Murah di Tanjungpinang Jangan Mainkan Kami

Kapolsek Parungpanjang Kompol Nundun Radiaman menjelaskan bahwa korban didapati mengalami luka benturan di bagian kepala.

Lanjut Nundun, kepala korban dibenturkan ke tembok oleh suaminya sendiri yang berprofesi sebagai penjual roti keliling.

Pelaku diduga emosi karena menganggap korban tak bisa masak.

"Dipahami sama si suami tidak bisa masak, mungkin suami emosi, dibenturkan kepalanya (korban)," kata Nundun Radiaman.

Nundun mengatakan bahwa suami istri tersebut menikah siri dan tinggal satu rumah namun belum dikaruniai anak.

Kini sang suami sudah diamankan polisi dan sedang didalami lebih lanjut.

Sebelumnya ramai diberitakan, kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved