PASIEN CORONA DI BATAM SEMBUH
Kabar Baik, Pasien Positif Covid-19 Nomor 7 di Batam Sembuh, Jalani 6 Kali Swab
Pasien sembuh corona di Batam bertambah lagi Selasa (5/5/2020). Sehingga totalnya menjadi 16 pasien sembuh
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali mengumumkan pasien positif Covid-19 di Kota Batam yang dinyatakan sembuh, Selasa (5/5/2020) sore. Pemeriksaan tersebut merupakan hasil swab yang diperoleh dari BTKLPP Batam.
Pasien yang dinyatakan sembuh tersebut seorang perempuan berinisial DSP (57), merupakan seorang ASN di Badan Pemberdayaan Perempuan Kota Batam, beralamat di perumahan Baloi, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.
Sebelumnya, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Nomor 7 Kota Batam. Demikian hal ini diungkapkan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
"Awalnya yang bersangkutan dirawat di RSBP Batam sebagai PDP sejak 9 April 2020 sampai dengan tanggal 20 April 2020 kemudian pindah perawatan di RSUD Embung Fatimah hingga saat ini," ujarnya dalam rilis yang diberikan, Selasa (5/5/2020) sore.
Rudi melanjutkan adapun kronologis riwayat perjalanan penyakitnya sebagai berikut;
• Dampak PSBB Pekanbaru, Otoritas Bandara RHA Karimun Usulkan Pemindahan Rute Susi Air ke Dabo Singkep
• Dua Warga Batam Positif Covid-19 Per Selasa (5/5), 1 Pasien Masih Pelajar, 1 Sudah Meninggal Dunia
Pada 31 Maret 2020 dilakukan pemeriksaan swab pertama di RS Awal Bros Batam. Kemudian pada 8 April 2020 didapat hasilnya terkonfirmasi positif sehingga yang bersangkutan ditetapkan sebagai pasien kasus terkonfirmasi Covid-19 Nomor 07 Kota Batam.
"Kemudian pada 10 April 2020 dilakukan pemeriksaan swab yang kedua dan pada tanggal 12 April 2020 diperoleh hasil kesimpulan pemeriksaannya dinyatakan masih Positif.
Selanjutnya pada 14 April 2020 dilakukan kembali pemeriksaan swab ketiga yang hasilnya diketahui pada tanggal 17 April 2020 dengan kesimpulan kembali dinyatakan terkonfirmasi positif," paparnya.
Selanjutnya, pada 20 April 2020, terhadap pasien ini kembali dilakukan pemeriksaan swab keempat, yang hasilnya diketahui tanggal 29 April 2020 dengan kesimpulan kembali dinyatakan terkonfirmasi positif.
Pada 28 April 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan untuk yang kelima kalinya yang hasilnya diketahui pada tanggal 1 Mei 2020 dan diperoleh kesimpulan negatif pertama.
Setelah itu, lanjut Rudi, pada 2 Mei 2020 pasien kembali dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan untuk yang keenam kalinya yang hasilnya diketahui pada 5 Mei 2020 dan diperoleh kesimpulan kembali negatif kedua.
"Dengan demikian berdasarkan catatan penanganan perawatan dan hasil laboratorium swab yang disampaikan, maka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Nomor 07 telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan merupakan pasien sembuh yang ke 16 di Kota Batam sehingga diperbolehkan pulang dari rumah sakit," tegas Rudi.
Saat ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan stabil serta dalam persiapan untuk kembali ke tempat tinggalnya guna melaksanakan self isolatian atau karantina mandiri dirumahnya selama 14 hari.
Dapat Kembali Terinfeksi
Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Batam semakin menguatkan optimisme masyarakat terhadap wabah virus Corona.
Hingga saat ini, terhitung dalam laman resmi data Covid-19 di Kota Batam, jumlah pasien sembuh telah mencapai 15 orang. Menyusul satu orang lagi dinyatakan sembuh pada Selasa (5/5/2020) sore.
Sementara jumlah kasus positif Covid-19 di Batam hingga Selasa (5/5/2020) sore mencapai 36 orang.
Menurut Direktur Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Sigit Riyarto, pasien yang telah dinyatakan sembuh tersebut dapat dipulangkan dari rumah sakit, dan menjalani karantina mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing.
Karantina mandiri selama dua pekan tersebut berguna untuk memonitor perkembangan kondisi pasien sembuh agar tidak kembali terinfeksi.
Kepala Seksi Dinas Kesehatan Batam, Dr. Andi Sarbiah mengungkapkan, pasien Covid-19 yang sembuh memiliki peluang untuk kembali terinfeksi (reinfeksi).
"Bisa ada kemungkinan terinfeksi kembali, tergantung imun tubuhnya," ungkap Andi, saat dihubungi Tribun Batam pada Selasa.
Meski demikian, pasien Covid-19 yang memperoleh hasil negatif dalam tes swab dua kali berturut-turut dapat dinyatakan sembuh dan terbebas dari virus Corona.
Pasien yang sembuh tersebut tidak akan dapat menularkan virus kepada orang lain, terkecuali apabila dirinya kembali terinfeksi.
Andi menambahkan, cukup dilakukan dua kali tes swab dengan hasil negatif untuk memastikannya. Sebab, masih banyak pasien positif dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) lainnya yang membutuhkan uji sampel swab.
"Alat swabnya lebih baik dipakai oleh pasien lain dulu yang membutuhkan, mengingat ketersediaan swabnya yang terbatas," ujar Andi.
Kendatipun dinyatakan sembuh, namun pasien yang telah pulang dari rumah sakit, tetap diminta memperhatikan kebersihan dan kesehatan diri setelah menjalani karantina mandiri.
"Insya Allah aman, tapi tetap ikuti aturan dan kebijakan dari pemerintah," tambah Andi.
8 Pasien di Batam Sembuh Jumat (1/5/2020)
Sementara itu per Jumat (1/5/2020) lalu, dari 30 kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Batam, total sudah 12 orang dinyatakan sembuh. Menyusul per Selasa (5/5/2020) sudah 16 pasien sembuh.
Pasien sembuh hingga Jumat (1/5/2020) tersebut antara lain, pasien positif Covid-19 kasus nomor 2, 5, 8, 9, 16, 18, 19, 21, 22, 23, 24, dan 26.
Berikut ini daftar pasien sembuh lengkap dengan riwayat penyakitnya sesuai pemaparan dari Pemko Batam:
1. Pasien Kasus 09
Pasien seorang perempuan berinisial RAE usia 32 Tahun, Tenaga Medis ASN-P3K. Beralamat di perumahan kawasan Sei Harapan Kecamatan Sekupang Kota Batam.
Pasien tersebut merupakan terkonfirmasi positif Kasus 09 Kota Batam, yang telah dirawat di RSBP Batam sebagai PDP sejak tanggal 09 April 2020.
Kronologis riwayat penyakit
1) Tanggal 31 Maret 2020 dilakukan pemeriksaan swab pertama di RSUD Embung Fatimah Kota Batam dan baru pada tanggal 08 April 2020 diperoleh hasil terkonfirmasi “positif”, sehingga yang bersangkutan ditetapkan sebagai pasien kasus “09” Kota Batam.
2) Kemudian pada tanggal 10 April 2020 dilakukan pemeriksaan swab yang kedua dan pada tanggal 12 April 2020 diperoleh hasil kesimpulan pemeriksaannya dinyatakan “negatif pertama”.
3) Pada tanggal 14 April 2020 dilakukan kembali pemeriksaan swab ketiga yang hasilnya diketahui pada tanggal 17 April 2020 dengan kesimpulan kembali dinyatakan terkonfirmasi “positif”.
4) Selanjutnya pada tanggal 20 April 2020, terhadapan pasien ini kembali dilakukan pemeriksaan swab keempat, yang hasilnya diketahui tanggal 29 April 2020 dengan kesimpulan “negatif kedua”, namun demikian pasien ini masih harus terus dilakukan perawatan sampai hasil pemeriksaan swab berikutnya dinyatakan negatif.
5) Setelah itu pada tanggal 25 April 2020 kepada yang bersangkutan kembali dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan untuk yang kelima kalinya yang hasilnya diketahui pada tanggal 29 April 2020 dan diperoleh kesimpulan kembali “Negatif ketiga”.
2. Pasien Kasus 18
Perempuan berinisial W usia 29 tahun. Berprofesi seorang Guru.
Warga Kota Batam yang beralamat di perumahan kawasan Batam Centre Kecamatan Batam Kota.
Disampaikan bahwa yang bersangkutan merupakan PDP terkonfirmasi positif kasus 18 di Batam
Kronologis riwayat perjalanan penyakitnya sebagai berikut :
1) Yang bersangkutan dirawat di RSUD Embung Fatimah Kota Batam, sejak tanggal 16 April 2020 berdasarkan rujukan dari RS Elisabeth Batam Kota. Pada tanggal 07 April 2020 dilakukan pemeriksaan swab pada pasien ini yang hasilnya diketahui pada tanggal 15 April 2020, dengan kesimpulan terkonfirmasi “positif”.
2) Kemudian pada tanggal 17 April 2020 pada pasien ini dilakukan pemeriksaan swab untuk yang kedua kalinya dan hasilnya diketahui pada tanggal 25 April 2020, dengan kesimpulan terkonfirmasi “negatif pertama”
3) Selanjutnya pada tanggal 26 April 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab untuk yang ketiga kalinya dengan kesimpulan terkonfirmasi “negatif kedua”
3. Pasien Kasus 19
Laki-laki berinisial ISA usia 31 tahun, anggota Polri, warga Batam yang beralamat di perumahan kawasan Batam Centre Kecamatan Batam Kota.
Bahwa yang bersangkutan merupakan PDP terkonfirmasi positif kasus 19 Batam
Kronologis riwayat perjalanan penyakitnya sebagai berikut:
1) Yang bersangkutan sebelumnya dikarantina di RS Bhayangkara Batam sepulangnya dari Pendidikan Kepolisian di Sukabumi. Pada tanggal 07 April dilakukan pemeriksan swab pertama yang hasilnya diketahui tanggal 15 April 2020, dengan terkonfirmasi positif. Berdasarkan hasil swab tersebut selanjutnya pasien dirujuk ke RS Galang guna penanganan karantina lebih lanjut.
2) Dalam masa perawatan karantina di RS Galang tersebut pada tanggal 20 April 2020, kembali dilakukan pemeriksaan swab untuk yang kedua kali, hasilnya kemudian diketahui tanggal 25 April 2020, dengan terkonfirmasi “negatif pertama”.
3) Sebelum hasil swab kedua diperoleh pada tanggal 23 April 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab untuk ketiga kalinya dan hasilnya diketahui pada tanggal 29 April 2020, dinyatakan kembali terkonfirmasi “negatif kedua”. Perlu diketahui yang bersangkutan selama dalam perawatan karantina baik di RS Bhayangkara Batam maupun di RS Galang tidak mengalami gangguan kesehatan yang berarti (OTG).
4. Pasien Kasus 21
Laki-laki berinisial HS usia 35 tahun, anggota Polri. Warga Batam yang beralamat di perumahan kawasan Batam Centre, Batam Kota.
Merupakan PDP terkonfirmasi positif kasus 21 Batam
Kronologis riwayat perjalanan penyakitnya:
1) Yang bersangkutan sebelumnya dikarantina di RS Bhayangkara Batam sepulangnya dari Pendidikan Kepolisian di Sukabumi. Pada tanggal 07 April dilakukan pemeriksan swab yang pertama yang hasilnya diketahui tanggal 15 April 2020, dengan terkonfirmasi positif. Berdasarkan hasil swab tersebut selanjutnya pasien dirujuk ke RS Galang guna penanganan karantina lebih lanjut.
2) Dalam masa perawatan karantina di RS Galang pada tanggal 20 April 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab untuk yang kedua kali, yang hasilnya diketahui pada tanggal 26 April 2020 dengan terkonfirmasi “negatif pertama”.
3) Sebelum hasil swab kedua diperoleh pada tanggal 23 April 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab untuk yang ketiga kalinya dan hasilnya diketahui pada tanggal 29 April 2020, dinyatakan kembali terkonfirmasi “negatif kedua”. Perlu diketahui yang bersangkutan selama dalam perawatan karantina baik di RS Bhayangkara Batam maupun di RS Galang tidak mengalami gangguan kesehatan yang berarti (OTG).
5. Pasien Kasus 22
Kelima pasien berikutnya adalah perempuan berinisial LLP usia 48 Tahun, ASN, warga Kota Batam yang beralamat di perumahan kawasan Batam Centre Kecamatan Batam Kota.
PDP terkonfirmasi Positif kasus 22 Batam
Kronologis riwayat perjalanan penyakitnya sebagai berikut:
1) Yang bersangkutan dirawat di RSUD Embung Fatimah Batam,Batam sejak tanggal 16 April 2020 berdasarkan rujukan dari Puskesmas Baloi Permai Batam Kota. Pasien ini sebelumnya pada tanggal 07 April 2020 sudah dilakukan pemeriksaan swab yang hasilnya diketahui tanggal 15 April 2020, dengan kesimpulan terkonfirmasi “positif” .
2) Kemudian pada tanggal 17 April 2020 dilakukan pemeriksaan swab untuk yang kedua kali, yang hasilnya diketahui pada tanggal 25 April 2020, dengan kesimpulan terkonfirmasi “negatif pertama”
3) Selanjutnya pada tanggal 26 April 2020 pada pasien kembali dilakukan pemeriksaan swab untuk yang ketiga kali dan hasilnya diketahui tanggal 29 April 2020 dengan kesimpulan terkonfirmasi “negatif kedua”
6. Pasien Kasus 24
Perempuan berinisial ”TS” usia 52 Tahun, ASN, warga Kota Batam yang beralamat di perumahan kawasan Bengkong Indah Kecamatan Bengkong.
PDP Terkonfirmasi Positif 24 Kota Batam
Kronologis riwayat perjalanan penyakitnya sebagai berikut ;
1) Yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi RSUD Embung Fatimah Batam sejak tanggal 16 April 2020, yang merupakan tindak lanjut penanganan dari hasil pemeriksaan swab di RS Awal Bros Batam, 11 April 2020 yang hasilnya diketahui tanggal 15
April 2020, dengan kesimpulan terkonfirmasi “positif”
2) Kemudian pada tanggal 17 April 2020, dilakukan pemeriksaan swab untuk yang kedua kali, yang hasilnya diketahui tanggal 25 April 2020, dengan kesimpulan terkonfirmasi “negatif pertama”
3) Selanjutnya pada tanggal 26 April 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab untuk yang ketiga kali, dimana hasilnya diketahui pada tanggal 29 April 2020, dengan kesimpulan terkonfirmasi “negatif kedua” . Yang bersangkutan selama dalam perawatan karantina baik di RSUD Embung Fatimah Kota Batam dalam kondisi baik dan stabil.
7. Pasien Kasus 26
Ketujuh, pasien berikutnya adalah perempuan berinisial ”LM” usia 37 Tahun, TKW Singapore, beralamat di perumahan kawasan Batam Centre Kecamatan Batam Kota.
PDP Terkonfirmasi Positif 26 Kota Batam, dengan uraian kronologis riwayat perjalanan penyakitnya sebagai berikut :
1) Yang bersangkutan dirawat diruang isolasi RS Elisabeth Batam Kota, sejak tanggal 10 April 2020 berdasarkan keluhan demam dan sesak nafas yang dialaminya, kemudian pada keesokan harinya tanggal 11 April 2020 dilakukan pemeriksaan swab yang hasilnya diketahui pada tanggal 15 April 2020, dengan kesimpulan terkonfirmasi “positif”
2) Selanjutnya pada tanggal 21 April 2020 dan 22 April 2020 kembali kepada yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan swab untuk yang kedua dan ketiga yang hasilnya diketahui pada tanggal 29 April 2020, dengan kesimpulan terkonfirmasi “negatif pertama serta sekaligus negatif kedua”
3) Dalam masa perawatan di RS Elisabeth Batam Kota kondisi yang bersangkutan kondisinya semakin membaik dan saat ini sudah tidak mengalami gangguan kesehatan yang berarti /Stabil.
Berdasarkan catatan penanganan perawatan dan hasil laboratorium swab yang disampaikan, maka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Nomor 09, 18, 19, 21, 22, 24 dan 26 oleh Tim Medis yang menangani, mereka semua dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
Saat ini kondisi yang bersangkutan semua dalam keadaan sehat dan stabil serta dalam persiapan untuk kembali ke tempat tinggalnya guna melaksanakan self isolatian/karantina mandiri dirumahnya selama 14 hari.
"Demikian press release ini disampaikan untuk dapat dimaklumi," ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
8. Pasien 16
Pasien 16 merupakan dokter gigi yang dirawat di RSBP Batam.
Kini pasien sudah dinyatakan sembuh.
(Tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi/ Hening Sekar Utami/Beres Lumbantobing)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-update-data-covid-19-update-data-corona-data-virus-corona-coronavirus.jpg)