Sabtu, 16 Mei 2026

DIDI KEMPOT MENINGGAL

Ojo Mudik Jadi Lagu Terakhir Didi Kempot, Kepedulian Memutus Penyebaran Corona

Lagu Ojo Mudik menjadi lagu terakhir Didi Kempot yang mengajak perantau tidak mudik lebaran saat pandemi Corona.

Tayang:
youtube
Didi Kempot Live di Kompas TV 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Didi Kempot meninggal dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo Jawa Tengah, Selasa, 5 Mei 2020.

Lagu Ojo Mudik menjadi lagu terakhir Didi Kempot yang mengajak perantau tidak mudik lebaran saat pandemi Corona.

Lagu Ojo Mudik diunggah youtube Didi Kempot Official Channel 28 April 2020.

Sejak diunggah pertama hingga kini, video itu 675 ribu views.

"The Godfather of Broken Heart", Didi Kempot, meliris video klip lagu barunya, berjudul Ojo Mudik atau jangan mudik.

Bukan lagi merayakan patah hati, melalui lagu ini, Didi Kempot mengajak para sobat ambyar yang merantau untuk tidak mudik dulu di tengah pandemi Covid-19.

 Musisi asal Solo, Jawa Tengah, Didi Kempot, merilis video klip lagu barunya, yang berjudul Ojo Mudik, atau jangan mudik.

Dalam lagu barunya ini, Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart, tidak lagi merayakan patah hati.

Ia bahkan menggandeng sejumlah pejabat di Solo.

Ada Wali Kota FX Hadi Rudyatmo, Dandim 0735 Surakarta, Letkol Infantri Wiyata Sempana Aji dan Kapolresta Surakarta, Kombes Andy Rifai.

Bersama para pejabat, Didi Kempot mengajak para perantau, agar tidak mudik dulu untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Didi Kempot memiliki pendukung yang masif yang disebut kempoters atau sobat ambyar.

Mereka tersebar di seluruh Indonesia dan diharapkan menjadi Duta Ojo Mudik, yang mengajak sesama perantau untuk menahan diri agar tidak mudik dulu.

Terlibat dalam video klip sebuah lagu adalah pengalaman pertama bagi Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Namun ia berharap, lagu dan video klip, efektif mengajak para perantu untuk tidak mudik sebagai upaya bersama menghentikan pandemi covid-19.

Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk mengimbau, sesuai dengan kelompok masyrakat yang ingin disasar.

Namun semua upaya bemuara pada satu titik, yaitu ajakan untuk tidak mudik di tengah pandemi covid-19.

Penanggulangan covid-19 membutuhkan kerelaan dan gotong royong dari semua pihak.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved