VIRUS CORONA
UPDATE Data 20 Negara Kasus Corona Tertinggi di Dunia, Selasa (5/5) Pagi, Total 3,6 Juta
Jumlah kasus aktif saat ini berjumlah 2.195.936 (2.19 juta) dengan 2,1 juta dalam kondisi ringan dan 49.627 orang dalam kondisi serius
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, NEW YORK - Pandemi virus corona atau covid-19 masih belum mereda.
Berdasarkan data yang dirilis worldometers, data kasus baru terus tumbuh dan bertambah.
Petugas medis di berbagai negara masih berjibaku menghadapi penyebaran virus ini.
• Tyson Fury Ingin Bertinju Sampai Usia 40 Tahun: Saya Akan Terus Bertarung, Siapapun Lawannya
• Selebrasi yang Membuat Gareth Bale Pernah Dibenci Pendukung Real Madrid; Tapi, Itu Hanya Candaan
• Duet Paul Pogba - Bruno Fernandes Paling Dinanti Pelatih Ole Gunnar Solskjaer
Perkembangan jumlah kasus baru, kasus kematian, dan pasien sembuh masih terus bertambah setiap harinya.
Di beberapa negara ada yang mulai mereda, tetapi di sejumlah masih terus bertambah.
Berbagai upaya dilakukansejumlah negara seperti melakukan pembatasan dalam skala besar (PSBB) di Indonesia, lockdown di sejumlah negara di Eropa hingga melakukan test swab massa di Korea, Thailand dan sejumlah negara lain.
Melansir data pada laman Worldometer, Selasa (5/5/2020) pagi, jumlah kasus infeksi Covid-19 yang telah dikonfirmasi di dunia adalah sebanyak 3.640.692 (3,6 juta) kasus.
Dari jumlah tersebut, ada 251.836 kasus kematian. Sementara itu, 1.192.920 (1,19 juta) pasien telah dinyatakan sembuh.
Adapun jumlah kasus aktif saat ini berjumlah 2.195.936 (2.19 juta) dengan 2,1 juta dalam kondisi ringan dan 49.627 orang dalam kondisi serius.
Berikut 10 Negara di Dunia dengan Kasus Corona tertinggi di dunia:
1. Amerika Serikat : Jumlah kasus 1,212,835, jumlah kematian 69,921, sembuh 188,027
2. Spanyol : Jumlah kasus 248,301, jumlah kematian 25,428, sembuh 151,633
3. Italia : Jumlah kasus 211,938, jumlah kematian 29,079, sembuh 82,879
4. Inggris : Jumlah kasus 190,584, jumlah kematian 28,734
5. Perancis : Jumlah kasus 169,462, jumlah kematian 25,201, sembuh 51,371
6. Jerman : Jumlah kasus 166,152, jumlah kematian 6,993, sembuh 132,700
7. Rusia : Jumlah kasus 145,268, jumlah kematian 1,356, sembuh 18,095
8. Turki : Jumlah kasus 127,659, jumlah kematian 3,461, sembuh 68,166
9. Brazil : Jumlah kasus 108,266, jumlah kematian 7,343, sembuh 45,815
10. Iran : Jumlah kasus 98,647, jumlah kematian 6,277, sembuh 79,379
• UPDATE, Daftar Pebalap MotoGP 2021, Fabio Quartararo Gabung Yamaha, Belum Ada Nama Valentino Rossi
11. China : Jumlah kasus 82,881, jumlah kematian 4,633, sembuh 77,853
12. Kanada : Jumlah kasus 60,772, jumlah kematian 3,854, sembuh 26,017
13. Belgia : Jumlah kasus 50,267, jumlah kematian 7,924, sembuh 12,378
14. Peru : Jumlah kasus 47,372, jumlah kematian 1,344, sembuh 14,427
15. India : Jumlah kasus 46,437, jumlah kematian 1,566, sembuh 12,847
16. Belanda : Jumlah kasus 40,770, jumlah kematian 5,082
17. Ekuador : Jumlah kasus 31,881, jumlah kematian 1,569, sembuh 3,433
18. Swiss : Jumlah kasus 29,981, jumlah kematian 1,784, sembuh 25,200
19. Arab Saudi : Jumlah kasus 28,656, jumlah kematian 191, sembuh 4,476
20. Portugal : Jumlah kasus 25,524, jumlah kematian 1,063, sembuh 1,712
• Cristiano Ronaldo Masih Terkunci di Madeira, Portugal, Belum Bisa Pergi ke Italia
Berikut adalah perkembangan terbaru dari kondisi wabah virus corona ini di beberapa negara di dunia:
Indonesia
Pada Senin (4/5/2020), ada 395 kasus baru Covid-19 yang diumumkan oleh pemerintah Indonesia.
Kasus-kasus baru tersebut menjadikan total kasus virus corona yang telah dikonfirmasi di Indonesia sebanyak 11.587 kasus.
Sebanyak 864 orang telah meninggal dunia akibat Covid-19, sedangkan 1.954 pasien telah dinyatakan sembuh.
Kemudian, jumlah ODP adalah sebanyak 238.178 orang dan PDP sebanyak 24.020 orang.
Kasus-kasus ini tersebar di 34 provinsi dan 331 kabupaten/kota. Namun demikian, jumlah terbanyak masih dicatatkan di wilayah DKI Jakarta, disusul Jawa Barat, dan Jwa Timur.
• Cara Warga Thailand Bantu Orang Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah; Bagikan Kupon, Makan di Warung
Israel
Israel mengumumkan exit plan untuk kebijakan atas pandemi corona pada Senin (4/5/2020) malam.
Negara ini tengah bersiap untuk membuka kembali mal dan pasar terbuka dalam rangka pelonggaran pembatasan yang diberlakukan untuk menahan penyebaran virus corona.
Mengutip CNN, 5 Mei 2020, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa pasar dan mal akan dibuka kembali pada Kamis (7/5/2020).
Meski demikian, Netanyahu menyebut bahwa pelonggaran bertahap yang dilakukan bergantung pada angka-angka kasus virus corona dan tren penurunan yang terlihat.
Oleh karena itu, ia menyebut bahwa pelonggaran pembatasan ini akan segera dihentikan apabila terjadi hal-hal berikut:
Ada lebih dari 100 infeksi baru dalam satu hari
Infeksi berlipat ganda dalam waktu 10 hari
Ada lebih dari 250 pasien dalam kondisi serius
Hingga kini, jumlah kasus virus corona di Israel sendiri adalah sebanyak 16.246 dengan 235 kasus kematian dan 10.064 pasien telah dinyatakan sembuh.
• Sudah Berusia 53 Tahun, Khabib Nurmagomedov Takjub dengan Kecepatan Pukulan Mike Tyson
Turki
Turki akan mulai mencabut kebijakan penguncian yang diberlakukan akibat pandemi virus corona secara bertahap.
Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Mengutip CNN, 5 Mei 2020, mulai Senin (11/5/2020) pekan depan, pusat perbelanjaan hingga tukang cukur akan diizinkan untuk membuka layanannya kembali dengan aturan yang baru.
Adapun pembatasan perjalanan untuk 7 dari 31 provinsi di Turki juga akan dicabut.
Tujuh provinsi tersebut terdiri atas Antalya, Aydin, Erzurum, Hatay, Malatya, Mersin, dan Mugla.
Sementara itu, pembatasan untuk provinsi-provinsi lainnya, termasuk Istanbul, Ankara, Izmir, dan Gaziantep, diperpanjang.
Hingga kini, jumlah kasus di Turki adalah sebanyak 127.659 kasus dengan 3.461 kematian dan 68.166 pasien telah dinyatakan sembuh.
\\
\\
\\
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/update-kasus-virus-corona-atau-covid-19-coronavirus.jpg)